351 CJH Kloter 1 Asal Sukoharjo Berangkat ke Tanah Suci

0Shares

BOYOLALI – Sebanyak 351 calon jamaah haji (CJH) kelompok terbang (kloter) 1 asal Sukoharjo diberangkatkan dari Embarkasi Solo, Ahad pagi (7/7). Sebelum diterbangkan dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia, ratusan jamaah tersebut dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sri Puryono pada pukul 03.00.

Dilansir radar solo, Sekda Provinsi Jateng Sri Puryono meminta kepada ratusan CJH agar menata hati dan niat. Ibadah yang masuk dalam rukun Islam kelima itu harus benar-benar dilaksanakan semata karena Allah. Sehingga apa yang dilakukan selama haji bernilai ibadah. “Hilangkan sikap-sikap egois. Dan harus saling membantu satu sama lain,” ujar Sri Puryono kemarin.

Begitu juga dengan setiap permasalahan yang dialami para jamaah agar selalu dikoordinasikan dengan ketua rombongan atau petugas pendamping haji. “Masalah kesehatan sangat penting untuk diperhatikan. Karena bisa jadi iklim di sana (Makkah dan Madinah) ekstrem,” tegas Sekda.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Tengah Farhani memastikan tidak ada kendala mengenai visa dan paspor CJH dari Jawa Tengah. Sebab, pihaknya telah mengurus visa dan paspor haji CJH ini paling awal di antara daerah-daerah lain.

“Insya Allah, kloter-kloter yang akan kami berangkatkan ini visanya sudah tersedia. Harapan kami tidak terjadi jamaah yang akan berangkat visanya belum siap,” kata Farhani.

Tahun ini, CJH yang diberangkatkan dari Embarkasi Solo lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Pasanya, Kerajaan Arab Saudi telah menambah kuota jamaah haji untuk Indonesia tahun ini 10 ribu jamaah.

“Untuk Jawa Tengah jamaah haji yang diberangkatkan bertambah dari 381 menjadi 479 jamaah dari DIJ (Daerah Istimewa Jogjakarta). Total jamaah yang berangkat dari Embarkasi Solo 34.940 jamaah,” ujarnya.

Kepala Kemenag Sukoharjo Ihsan Muhadi menambahkan, sedianya CJH kloter 1 asal Sukoharjo yang diberangkatkan ke Tanah Suci sebanyak 353 jamaah. Namun karena ada dua jamaah yang sakit sehingga kloter pertama ini hanya diberangkatkan 351 jamaah saja.

“Satu jamaah baru saja selesai operasi dan akan diterbangkan bersama kloter 96 dan satu jamaah lagi karena sakit. Jamaah yang sakit tersebut diberangkatkan tahun depan,” tambahnya.

Sementara itu Slamet Marto Dimejo, CJH asal Kecamatan Bulu, Sukoharjo merasa terharu dapat diberangkatkan haji di kloter pertama ini. Dia berencana bakal menggunakan banyak waktunya selama di Tanah Suci untuk beribadah. “Saya seorang petani telah mendaftarkan haji 9 tahun lalu,” ujarnya. []