Mangkubumen Lawan Rentenir, Program Terbaik Tingkat Provinsi

0Shares

SOLO – Mangkubumen Lawan Rentenir (Mangku Lawren) dinyatakan Pemprov Jateng sebagai program pemenang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan tingkat provinsi 2019. Kelurahan Mangkubumen bakal mewakili Jateng, dalam lomba serupa di tingkat nasional.

Program selama satu tahun terakhir ini sudah menyelamatkan 20-an warga dari jerat utang rentenir. “Kami tinggal menunggu terbitnya keputusan Gubernur Jateng, sebagai dasar menjadi peserta lomba tingkat nasional,” kata Lurah Mangkubumen, Beni Supartono Putro, Kamis (27/6). Seperti dilansir suara merdeka.

Pemenang lomba tingkat provinsi ini tertera dalam Keputusan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Jateng Nomor 188/2019. Menurut Beni, Mangku Lawren sebelumnya sudah menyabet juara dalam lomba tingkat kota. Usai mewakili Solo dalam lomba tingkat provinsi, Mangkubumen dinyatakan masuk dalam tiga besar di samping Kelurahan Mangunharjo (Kota Semarang) dan Kelurahan Tidar Selatan (Kota Magelang).

Beni menerangkan, program tersebut merupakan salah satu program andalan Mangkubumen selain Kelompok Seni dan Usaha Menengah Kelurahan Mangkubumen (Mpok Sinah Klamben). Mangku Lawren merupakan program pemberdayaan ekonomi dan dipicu kesulitan warga Mangkubumen melunasi utang mereka kepada rentenir.

“Bentuknya penggalangan dana dari masyarakat, untuk digunakan sebagai pembayaran utang warga. Warga yang sudah ditebus utangnya itu kemudian diminta menyisihkan dana, untuk diberikan kepada warga lainnya. Mereka juga dilarang berutang kembali kepada rentenir,” urai Beni.

Sebagai alternatif pendanaan, warga diminta memanfaatkan lembaga keuangan di tingkat RW. “Di setiap RW sudah terbentuk lembaga pra-koperasi,” kata dia.

Terpisah, Wali Kota FX Hadi Rudyatmo menekankan pentingnya warga menghindari jebakan rentenir. “Pengelola koperasi atau lembaga keuangan lain juga harus bisa menyediakan pinjaman, terutama kredit usaha, dengan bunga rendah,” tegasnya. []