KH Ahmad Muwafiq Berharap Masyarakat Dapat Membedakan Berita Benar dan Hoax

0Shares

SOLO – Di gelaran doa untuk Negeri dan Silaturahmi TNI-Polri Bersama Masyarakat, tokoh agama, KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) berharap masyarakat dapat membedakan kebenaran sebuah berita. Sehingga saat ada sebuah berita diterima, masyarakat bisa memilih mana berita yang benar atau hanya hoax.

“Hoaks itu bisa dikatakan sampah peradaban baru, sampai nanti masyarakat bisa membedakan mana hoaks dan benar,” katanya Rabu (26/6/2019) sore. Seperti dilansir tribunnews.

“Sampai pada akhirnya hoaks nantinya akan berlalu tapi jangan sampai masyarakat bisa termakan hoax,” katanya.

Dalam ceramahnya, Gus Muwafiq juga membeberkan bahwa menjadi bangsa tertentu bukanlah pilihan. Dirinya juga mengingatkan tentang persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Meski ada perbedaan namun janganlah terpecah dengan perbedaan tersebut.

“Menjadi bangsa bukan pilihan lho, jadi orang arab bukan pilihan kita, China, Eropa, Afrika, Indonesia itu mereka lahir tidak memilih menjada bangsa seperti apa,” katanya.

Acara ini sendiri digelar di Jalan Adi Sucipto tepatnya depan Plasa Manahan, Kecamatan Banjarsari.

Gelaran Doa Untuk Negeri dan Silaturahmi TNI – Polri digelar untuk menyampailan pesan damai dan diikuti ribuan peserta mulai dari anggota TNI, Polri dan masyarakat.

Kegiatan dimulai sejak pukul 14.30 WIB dengan hiburan Qasidah dari Magelang, Qasima dan dilanjutkan tausiah dan doa yang dipimpin KH Amad Muwafiq.

Usai tausiah, peserta makan bersama atau Kembulan pada jam 17.00 WIB.

Dalam acara ini, Gus Muwafiq juga menyampaikan pesan damai kepada peserta yang hadir. Selain itu, di akhir acara, Gus Mufafiq juga membacakan doa-doa untuk persatuan Indonesia. []