LUIS Apresiasi Kebijakan Bupati Karanganyar Tutup Warung Daging Anjing

0Shares

SOLO – Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mengapresiasi langkah Bupati Karanganyar yang akan segera menutup warung makan yang menyajikan olahan daging anjing.

Menurut LUIS daging anjing dalam hukum Islam adalah haram, ada dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan.

“Konsumsi anjing juga bisa mengakibatkan infeksi karena mengandung E.Coli 107, salmonela, antraks, hepatitis dan leptospirosis,” ujar Humas LUIS, Endro Sudarsono Rabu, (19/6).

Makan daging anjing juga bisa menyebabkan beragam infeksi bakteri antraks, hepatitis dan leptospirosis. Penularannya pun sederhana dari daging anjing menuju tubuh manusia.

LUIS berharap ada kebijakan berupa Peraturan Bupati (Perbub) ataupun Peraturan Walikota (Perwali) untuk mengatur, membatasi, ataupun melarang mengkonsumsi daging anjing.

“Dalam pelaksanaan tentu saja perlu waktu yang cukup untuk sosialisasi terhadap para pedagang warug makan anjing,” pungkasnya. []