Sungkeman Syawalan, Ajarkan Siswa Beradab Mulia

0Shares

SOLO – Hamparan tikar rapi terlihat di halaman SD Islam Terpadu Nur Hidayah Surakarta, ditambah sebuah panggung berdiri gagah di teras kelas. Cantik dengan hiasan pepohonan buatan, backdrop, dan pot bunga. Beberapa siswa datang pagi hari tampak asyik bercanda, bergembira dengan suasana baru di hari itu.

Ya, Selasa (18/6) SDIT Nur Hidayah Surakarta menggelar acara bertajuk Halal Bihalal dan Tasyakuran Syawalan Guru Karyawan dan Siswa-siswi.

Kegiatan pra acara diisi dengan penampilan dari ekstra kurikuler Nasyid SDIT Nur Hidayah. Mereka menyanyikan beberapa lagu Islami. Selanjutnya masuk serangkaian kegiatan yang diawali dengan pembukaan dan hafalan tiga surat Al Qur’an oleh semua peserta.

Kepala Sekolah SDIT Nur Hidayah yakni Ustadz Waskito, dalam sambutannya menyampaikan, “Setelah Allah mendidik kita semua di bulan Ramadhan dan menganugerahkan kebersihan hati, maka mari kita sempurnakan dengan saling membersihkan kesalahan sesama saudara dalam acara halal bi halal.Semoga setelah hari ini kita semua menjadi pribadi yang lebih bertaqwa kepada Allah,” katanya Selasa, (18/6).

Selesai sambutan dilanjutkan proses ikrar halal bi halal dan sungkeman. Para murid diwaliki oleh 5 (lima) orang dari perwakilan kelas. Sedangkan para guru diwakili oleh para koordinator kelas paralel.

Sajian hiburan dari tim jimbe, tim nasyid menjadikan suasana riang gembira semakin terasa. Para peserta juga menikmati kue lebaran yang tadi dibawa dari rumah. Sebagai penutup acara dilantunkan doa penutup.

Anindita Putriandani Fazila (8th) salah satu siswa kelas 2 mengungkapkan kegembiraannya,

“Aku senang dengan acara ini karena bisa bertemu teman, saling maaf-maafan. Apalagi ada tampilan yang menghibur. Alhamdulillah puasa Ramadhanku komplit,” ujarnya.

Sementara itu, Ustazah Yan Syakila, selaku salah satu panitia menyampaikan, tujuan kegiatan ini selain berhalal bihalal juga melatih sikap maaf dan memaafkan.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengapresiasi siswa yang berpuasa sunah syawal. Selain itu juga ada acara sungkeman yang mengandung maksud mengajarkan adab mulia kepada orang yang lebih tua. Melatih dan membiasakan siswa berhati dan bersikap lembut, takdzim santun hormat kepada semua, utamanya kepada yang lebih tua,” pungkasnya. []