Lebaran, Jumlah Penumpang Bandara Adi Soemarmo Turun

0Shares

SOLO – Selama Lebaran tahun ini, penumpang Bandara Internasional Adi Seomarmo mengalami penurunan separuh lebih. Jumlah penumpang yang datang turun hingga 59 persen dan penumpang yang berangkat turun hingga 52 persen, dibanding periode H-7 hingga H+7, Lebaran tahun lalu.

Selama periode itu, total jumlah penumpang yang datang dan berangkat 79.867 orang, turun sekitar 52 persen. Namun, tidak hanya jumlah penumpang yang mengalami penurunan, tapi juga angkutan kargo dan jumlah pesawat landing dan take off. Penurunan jumlah pesawat hingga 44 persen, baik yang datang maupun berangkat.

General manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Adi Soemarmo Abdullah Usman alasan penurunan itu jumlah penumpang cukup signifikan tahun ini. Mulai dari mahalnya harga tiket pesawat, pembatasan bagasi, hingga pilihan masyarakat menggunakan jalan darat waktu mudik dan balik saat Lebaran.

Jalan darat mulai rapi, tertib, dan tertata, apalagi dengan diopererasikannya jalan tol trans Jawa. “Yang namanya mudik itu fenomena setahun sekali. Mudik itu mungkin lebih enak jalan darat menģgunakan kendaraan pribadi, karena bisa mampir ke sana ke mari, kulineran, berbelanja, dan berwisata,” kata dia, Jumat (14/6). Demikian dilansir suara merdeka.

Meski demikian, Abdullah Usman terus berupaya meramaikan bandara, bekerja sama dengan berbagai pihak, khususnya maskapai penerbangan dan biro perjalanan wisata serta biro perjalanan haji/umrah.

“NAM Air baru saja membuka rute Solo-Banjarmasin terus menambah lagi rute Solo-Lampung bahkan kemungkinan Solo-Palangkaraya. Citilink yang membuka rute baru Solo-India-Jeddah untuk kebutuhan angkutan umrah, juga berencana membuka rute Solo-Tiongkok, bekerja sama dengan pihak ketiga. Saat ini tengah mrngajukan slotime penerbangan,” kata Usman. []