Meriahnya Peresmian Ponpes Tahfidzul Quran Al Rasyid dan SMP IT Taqiyya Rosyida

0Shares

SUKOHARJO – Ribuan masyarakat memenuhi halaman Kompleks SMPIT Taqiyya Rosyida & PPTQ Al Rasyid Gumpang, Kecamatan Kartasura pada Sabtu malam 15 Juni 2019 dalam acara The Kasava 1st  Kartasura Festival  2019.

Menurut Faris Isnawan selaku Koordinator acara, Festival Kartasura yang kali pertama diselenggarakan di Kecamatan Kartasura ini dalam rangka peresmian Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al Rasyid dan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Taqiyya Rosyida Kartasura.

Acara dihadiri oleh Sri Hartini selaku Sekretaris Dirjen Kemendikbud RI. Dalam sambutannya beliau menyampaikan pesan untuk terus meningkatkan kolaborasi pemerintah dan komunitas kebudayaan di Sukoharjo.

Hadir pula dalam acara tersebut Darno, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, selaku perwakilan dari Bupati Sukoharjo meresmikan Pondok Pesantren Tahfidzul Quran dan SMPIT Ar Rasyid.

Bupati Wardoyo Wijaya berharap semoga kelak terlahir hafidz dan hafidzah serta yayasan pendidikan tersebut mampu berkontribusi dalam pembangunan Islam dan bangsa.

Acara bertema “Islam Rahmatan lil ‘alamin” ini menghadirkan penampilan dari budayawan, seniman Eling Gusti,   Kroncong Swastika,  Santiswaran, dengan puncak acara Drama Musikal bertema “The Story of Islam” yang disutradai oleh Ustaz Faza.

Selain itu, kegiatan yang bertakjub budaya ini juga menghadirkan nilai keislaman yang tergambar melalui musikalisasi dan drama yang memuat syiar Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam.

Ketya Dewan Pembina yayasan, Sriyadi Harun Al Rasyid, tampak semangat dalam membuka sambutan pada malam itu tidak menyangka partisipasi warga sangat baik dan semoga dapat diadakan tiap tahunnya.

Warga yang datang dari dalam dan luar daerah antusias datang memeriahkan acara,  serta disuguhi voucher untuk ditukar di stand-stand makanan gratis bagi 1000 pengunjung pertama.

Nampak pada festival malam itu keberkahan untuk seluruh kalangan. Warga terhibur dengan rangkaian seni musik, drama, dan budaya yang memuat nilai Islam juga bagi kalangan mahasiswa serta UKM yang menjajakan makanan dagangan. []