Umat Islam Solo Tuntut Kivlan Zen Dibebaskan

0Shares

SOLO – Gabungan elemen Islam Soloraya yang dikoordinatori Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) kembali menggelar aksi di depan Mapolresta Surakarta. Ahad (2/6). Selain melakukan orasi di atas mobil komando peserta juga membawa sejumlah foto tokoh nasional yang saat ini dituduh melakukan tindakan makar.

Tampak spanduk besar dipasang di mobil komando bertuliskan, “Bebaskan! Kivlan Zen”.

Salah satu koordinator aksi, Edi Lukito, menyebut beberapa tokoh yang harus dibebaskan, yakni mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zen, mantan Danjen Kopassus Soenarko, Eggi Sudjana, Mustafa Nahra Wardaya dan Lieus Sungkharisma.

“Penahanan ini kontroversial. Kami minta polisi segera membebaskan para tokoh masyarakat ini,” katanya. Ahad, (2/6).

Edi Lukito menilai tokoh-tokoh tersebut tidak pernah melakukan makar. Pasal makar seharusnya hanya digunakan untuk kelompok separatis.

“Kami meminta Kapolri agar tidak menerapkan pasal makar. Karena pasal hanya pantas diterapkan kepada pemberontak dan kelompok separatis,” ujarnya.

Melalui aksi tersebut Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) meminta kepada Presiden Jokowi agar segera membebaskan Mayjen (purn) Kivlan Zen mantan Pangkosn’ad, Mayjen (purn) Soenarko Mantan Danjen Kopassus, Mustofa Nahra Wardaya, Lieus Sungkharisma, Eggi Sudjana, Rafdinal dan Zulkarnain.

Kritikan dan masukan dari warga masyarakat terhadap pemerintah atau lembaga apapun semestinya diperhatikan karena semata demi kebaikan dan perbaikan sistem ataupun sumber daya manusia. []