Tragedi 22 Mei, Forum Advokat Muda Solo Desak Komnas HAM Lakukan Penyelidikan

0Shares

SOLO –  Tragedi 22 Mei di Jakarta beberapa waktu telah mencoreng wajah hukum di negeri ini. 8 orang dikabarkan meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka, hal ini terjadi diduga karena tindakan oknum aparat kepolisian yang bertindak di luar prosedur.

Terkait hal itu Forum Advokat Muda Solo mendorong Komnas HAM R.I. untuk secara aktif melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan pelanggaran HAM yang dilakukan oleh aparat dan/atau penyelenggara negara agar perkara dapat ditindak dan diusut secara tuntas dengan asas transparansi, imparsial dan akuntable.

“Kami mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan secara bar-bar dan tak bermoral terhadap demonstran yang menimbulkan korban jiwa dan Iuka-Iuka. Tindakan ini merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan bukti nyata adanya upaya untuk mengekang kebebasan berpendapat masyarakat sipil,” ujar Ibnu Sahidin, Koordinator Forum Advokat Muda Solo saat menggelar jumpa pers Rabu, (30/5).

Selain itu Forum Advokat Muda Solo juga menuntut negara untuk bertanggung jawab penuh atas tragedi kemanusiaan ini dan meminta segera dilakukan penyelidikan terutama kepada Kapolri dan Menkopolhukam sebagai pihak yang paling bertanggungjawab terhadap penanganan para demonstran.

“Menuntut kepada aparat penegak hukum agar memproses hukum dan menghukum seberat-beratnya pelaku kejahatan kemanusiaan yang terlibat dalam insiden ini, bahkan jika pelakunya adalah oknum aparat penegak hukum dan/atau penyelenggara Negara,” pungkasnya. []