Relawan Muhammadiyah Buat Dapur Umum untuk Pengungsi Merapi

0Shares

KLATEN, (Pancaran.net) – Para relawan Dapur Umum (DU) Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Klaten, selama dua bulan ini setia memasak dan mengirimkan makanan untuk para pengungsi Merapi di Desa Balerante, wilayah Kemalang, Klaten, Jawa Tengah.

Penasehat DU MDMC Eko Hari Mursanto, Komandan MDMC Klaten Isnaeni Jaelani, dan Korlap Jaka Sutapa, Senin (18/1/21) mengemukakan, Balerante termasuk tanggungjawab MDMC, termasuk dapur umumnya. Dikarenakan belum turun ke selter dan masih berada di tempat evakuasi sementara di balai desa, maka peralatan DU MDMC dipinjamkan pada pengungsi Balerante untuk memasak.

“Sebenarnya yang masak kita, tetapi karean masaknya hanya sedikit, dan para pengugnsi banyak waktu luang, maka diputuskan yang memasak di balai desa adalah warga setempat,” kata Eko seperti dilansir krjogja.

Setelah relawan DU MDMC turun, terpikir untuk membantu meningkatkan imun para pengungsi, agar di masa pandemi ini kesehatan mereka lebih terjaga. Untuk itu mereka sepakat memberikan nutrisi tambahan, dua kali setiap satu minggu. Yakni pada hari Rabu dan Ahad.

baca: Pandemi, Klinik Ummat Solopeduli Tetap Layani Imunisasi

Lebih lanjut dijelaskan, setiap memasak sekitar 400 bungkus nutrisi tambahan bagi pengungsi. Jenis makanan bervariasi, seperti bubur kacang hijau, kolak dan lainya. Selan itu, juga membuat sebanyak 50 nasi bungkus, khsusus untuk para relawan pemantau visual Merapi di Pos Induk Balerante. Tempat memasak memanfatakan rumah milik Jaka Sutapa di Mlinjon, Kelurahan Tonggalan, Klaten Tengah.

Terdapat sekitar 23 relawan baik laki-laki maupun perempuan yang memasak untuk pengungsi Merapi tersebut. Mereka dari berbagai latar belakang profesi. Keikhlasan berbagi dan meringankan kesulitan sesama, menjadi semangat mereka untuk terus bekerja sosial. ‘Setiap sore, Rabu dan Minggu itu kami ditunggu. Pas kita datang mereka senang. Ya…datang. Kami juga bahagia sekali,” kata Eko pula.

Namun demikian, lanjut Eko, pada masa pandemi ini, relawan DU MDMC tidak membagikan makanan secara langsung, untuk menghindari kerumunan. Teknis pembagian diserahkan pada relawan Posko Balerante.