Menu Close

Ribuan Umat Islam Soloraya Kembali Turun ke Jalan Tuntut Keadilan

0Shares

SOLO –  Ribuan umat Islam Solo kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolresta Surakarta. Masih mengusung agenda yang sama, aksi yang dipelopori oleh DSKS (Dewan Syariah Kota Surakarta) menuntut keadilan terkait kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian dalam aksi 21-22 Mei di Jakarta hingga menyebabkan 8 orang meninggal dan ratusan orang luka-lua.

Pada aksi kali ini jumlah peserta aksi lebih banyak karena diikuti oleh 35 elemen Islam, diantaranya adalah LUIS, Mega Bintang, Majelis Mujahidin, LPI Soloraya, JAS, Dewan Dakwah Jawa Tengah, IMM Karangnyar dan lain sebagainya.

Salah satu tokoh masyarakat Solo yang juga penasehat Yayasan Mega Bintang Moedrick Sangidu dalam orasinya mengatakan, sebagai umat Islam kita wajib amar maruf nahi mungkar.

“Kepada aparat saya berpesan agar tidak mengadu domba, saya yakin anda kalah akan melawan rakyat. TNI polisi harus netral tidak boleh berpihak,” ujarnya

Jika pemilu curang maka akan lahir pemimpin yang curang. Kepada umat Islam harus selalu bermunajat kepada Allah, dan jangan berbuat anarkis. Musuh umat manusia itu adalah ketidakadilan.

Sementara itu menurut Koordinator TARC (Tim Advokat Reaksi Cepat) Muhammad Taufik, aksi ini dilakukan untuk menuntut keadilan hukum kepada kepolisian agar dalam menangani aksi masa tidak menggunakan aksi kekerasan.

“Sudah menjadi tugas kepolisian untuk melindungi masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa baik yang sepakat dengan kebijakan pemerintah ataupun tidak,” ujarnya Ahad, (26/5).

Menurutnya, terjadinya kerusuhan di aksi Jakarta kemarin menjadi tanggung sepenuhnya aparat kepolisian. Untuk itulah Komnas HAM harus melakukan investigasi terkait kasus ini.

“Aksi ini akan terus dilakukan setiap hari Jumat dan Ahad hingga putusan MK pada tanggal 28 Juni. Kepada semua pihak agar terus menjaga NKRI dari intervensi asing,” pungkasnya.

Aksi yang yang berlangsung damai dan tertib tersebut ditutup dengan buka puasa bersama, sholat maghrib dan sholat ghaib. []