Silaturahim ke DSKS, Joswi Peroleh Nasihat dan Motivasi

0Shares

SUKOHARJO, (Pancaran.net) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Joko Santoso dan Wiwaha Aji Santoso (Joswi) mengadakan acara silaturahim ke pengurus DSKS (Dewan Syariah Kota Surakarta) di komplek Masjid Isyka, Gatak, Kartasura, Ahad (11/10/2020).

Dalam pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pengurus DSKS, tim pemenangan Joswi dan beberapa tamu undangan lain.

Ustadz Dr Muinudinillah Basri selaku Ketua DSKS dalam pertemuan tersebut memberikan nasihatnya kepada kedua calon tersebut.

“Memihaklah kepada kebenaran karena itu adalah sebuah kemenangan sebelum kemengan lainya. Kedua, konsistenlah dalam perjuangan jangan berubah-ubah. Lebih menyatulah kepada umat dengan tulus, Insya Allah ini menjadi kekuatan yang sangat dahsyat,” ujarnya.

Ustadz Muin menambahkan, karena kalau kita ikhlas, konsisten dan berkomitmen maka Allah akan memenangkan kita. Apapun hasilnya akan baik buat kita, setelah itu kita tawakal kepada Allah SWT dengan semangat perjuangan.

Terkait calon lain yang memiliki pendukung mayoritas di Kabupaten Sukoharjo, Ustad Dr Muinudinillah tetap optimis.

“Apapun kondisinya kita tetap harus optimis kita tidak boleh pesimis, kalau kita pesimis maka kita kalah sebelum kalah. Ketika melihat pekembangan banyak maysarakat yang menginkan perubahan di Kabupaten Sukoharjo maka Insya Allah kemenangan itu semakin dekat,” tambahnya.

baca: PKS Mantap Dukung Joko Santosa dan Wiwoho Aji Santosa

Sementara itu baik Joko Santoso atau Wiwaha Aji Santoso menyampaikan apresiasinya atas nasihat tersebut, keduanya berjanji akan menjalankan amanah untuk memperjuangkan kebaikan bagi rakyat Sukoharjo.

“Mudah-mudahan bersatunya umat Islam ini bisa membawa berkah pada pilkada Sukoharjo ini. Harapannya bisa menjadi perubahan di Sukoharjo, kalau dulu fenomena posko muncul dari mereka kalau sekarang dari masyarakat yang mendukung kami,” kata Wiwaha Aji Santoso.

Sementara itu Sekjen tim pemenangan Joko Santoso dan Wiwaha Aji Santoso, Widoyo menyampaikan beberapa program unggulan yang akan dijalankan jika kelak Joswi terpilih pada pilkada Desember 2020 mendatang.

“Program diantaranya adalah, 30 jt per RT per tahun, selama ini bantuan pemerintah tidak bisa maksimal. Kita pengen memalui bantuan ini bisa dirasa sampai ke tingkat RT. Kedua, Satu rumah satu sarjana selama ini banyak masyarakat tidak mampu sehingga belum memperoleh pendidikan yang layak hingga ke perguruan tinggi,” katanya.

Ketiga, santunan lansia dan disabilitas. Keempat, kita adakan talangan sertifikat selama ini banyak masyarakat yang banyak menemui persoalan. Dan yang terakhir adalah program Ampuh, anak muda punya punya usaha.