Menu Close

FPI Terima Laporan 57 Warga Hilang dalam Kerusuhan 21-22 Mei

0Shares

JAKARTA – Front Pembela Islam menerima laporan hilangnya 57 orang dalam kerusuhan usai demonstrasi di Bawaslu pada 21-22 Mei.

Ketua Tim Advokasi FPI Ali Alatas mengatakan laporan itu berasal dari para warga yang mendatangi kantor FPI maupun menyampaikannya melalui aplikasi Whataspp.

Ali mengaku tidak dapat memastikan nasib 57 orang tersebut apakah masih hidup atau meninggal dunia.

“Kita masih mencari tahu kondisi mereka,” terang Ali Alatas, Ketua Tim Investigasi FPI dalam konferensi persnya kepada media pada Jum’at (24/5) di Jakarta.

Ali menerangkan pihaknya akan melakukan investigasi mengenai 57 orang yang hilang tersebut.

Menurut dia, saat malam kejadian ratusan warga banyak yang berkumpul di Petamburan untuk menjaga kediaman Habib Rizieq Shihab.

“Mereka ini para warga yang simpatik dengan Habib Rizieq,” terang Ali.

FPI juga menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas wafatnya warga masyarakat yang menjadi korban kekerasan aparat Negara.

Ketua DPP FPI Ustadz Awit Mashuri organisasinya mendo’akan semoga para korban dan warga masyarakat tersebut syahid di jalan Allah.

“Hingga saat ini, korban yang tewas menurut catatan berbagal rumah sakit di Jakarta dan keterangan resmi dari Gubernur DKI Jakarta adalah berjumlah 8 delapan orang,” kata Ustaz Awit.

Ustaz Awit mengatakan tidak menutup kemungkinan korban jiwa Ini akan terus bertambah mengingat ratusan korban yang luka-luka berat maupun ringan.

“Kami sampaikan kepada keluarga korban agar tetap tabah dan tegar menghadapi musibah ini,” ujar Ustaz Awit. [Abdullah/ IINA News Agency]