Menu Close

LKG TPQ Qurban ke Pelosok Desa Minoritas Muslim

0Shares

KARANGANYAR, (Pancaran.net) – Agenda Dakwah Qurban ke Pelosok Desa di Pamotan Kedawung Jumapolo Karanganyar oleh tim LKG TPQ Solo Raya bersama Moslem Bikers dan Foshrema Jumapolo berjalan dengan lancar dan sukses, Sabtu, 1 Agustus 2020.

Pamotan merupakan wilayah pelosok desa, minim qurban, minoritas muslim dan rawan aqidah. Warga Muslim Pamotan hanya sebanyak 26 KK dari 60 KK Warga Pamotan.

Sejak 2 tahun yang lalu Alhamdulillah sudah berdiri sebuah mushola dengan perjuangan yang tidak mudah.

“Dengan izin Allah, akhirnya mushola itu berdiri di pekarangan warga non muslim. Karena minimnya pemahaman tentang agama Islam, masih banyak orang tua dari santri TPQ Pamotan dan sekitarnya yang masih memasukan putra-putrinya di sekolahan Non Islam dengan alasan sekolah tersebut unggul dan bagus,” ungkap Koordinator LKG TPQ Abdul Wahab, Senin (3/8/2020).

Ada sebanyak 8 Kambing hewan qurban dari Sohibul Qurban yang dibagikan kepada 26 warga Muslim Pamotan serta 13 Guru TPQ dan 30 Santri Pamotan maupun sekitar Pamotan.

Selain menyalurkan daging qurban, LKG TPQ juga memberikan pembinaan berupa outbound dan Dongeng Ceria kepada santri TPQ Pamotan dan sekitarnya sebanyak 30 Santri.

Santri TPQ sangat antusias dan senang ketika mengikuti outbound yang dipandu oleh Kak Ardy bersama Tim Badr Islamic Adventure. Setelah outbound, santri TPQ mendengarkan kisah dari Kak Yasir tentang Keteladanan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan semangat.

Selain berkisah, kak Yasir juga menekankan kepada santri TPQ akan pentingnya memegang agama Islam hingga akhir hayat supaya bisa masuk surga. Karena mayoritas santri TPQ masih sangat minim akan ilmu agama dikarenakan mereka sekolah dasar di non Islam.

“Semoga dengan adanya pembinaan santri TPQ tersebut, bisa memberikan semangat tersendiri untuk santri TPQ dalam belajar Islam dan mengaji Al Qur’an serta bisa menguatkan aqidah santri TPQ dan tidak goyah dengan agama yang lainnnya,”pungkas Abdul Wahab.