Launching Bursa Bisnis Muslim Diikuti Puluhan Peserta UKM

0Shares

SUKOHARJO, (Pancaran.net) – Puluhan pelaku usaha kecil menengah (UKM) berjajar rapi mengelar produk mereka di komplek Joglo Dakwah Sakinah, di jalan Semen Romo,Cemani, Sukoharjo pada Ahad, (7/6/2020) pagi.

Ada yang berjualan produk makanan seperti mie ayam, tengkleng, wingko babat, madu, minuman lemon, pizza, kebab, roti juga kebutuhan sandang seperti pakaian, topi hingga kebutuhan dapur yakni sayuran.

Mereka sedang berjualan di kegiatan yang diselenggarakan oleh komunitas sosial dakwah Angkringan 47 yakni ‘Launching Bursa Bisnis Muslim’. Ada sekitar 25 pelaku UKM muslim yang hadir untuk menawarkan produk mereka kepada masyarakat yang hadir.

Selain dihadiri para pelaku UKM muslim, panitia juga menghadirkan beberapa pelaku bisnis yang telah berpengalaman untuk agar bisa membagikan ilmu dan pengalamannya kepada umat Islam dan mendorong untuk menjadi para pelaku usaha.

Seperti Owner toko buku Arofah Ngruki, Sukoharjo, Ustaz Abu Fatiah Al Adnani, pengusaha senior Solo Kasum Mustofa, pengusaha muda pemilik Catering Halal Gerbang Sakinah,  Tomi Bagus Mahendra dan pengusaha sekaligus pemilik pondok pesantren Al Fath yang mengratiskan biaya pendidikan untuk santri, Abdul Aziz.

Menurut ketua panitia Agung, kegiatan bertajuk ‘Islam Bersatu Ekonomi Umat Bangkit’ tersebut kedepan akan menjadi sarana bagi pelaku usaha muslim untuk menjual produk produk mereka agar ekonomi umat semakin membaik dan bangkit kembali.

Ia melihat saat ini banyak pelaku usaha kecil yang harus gulung tikar sebelum berkembang karena mereka terkendala banyak hal seperti modal hingga kurang antusiasnya dari umat Islam sendiri untuk kembali ke produk muslim.

“Supaya ekonomi umat ini bisa kembali berjaya dan semoga kita bisa melakukan bursa ekonomi muslim ini terus bisa berjalan,” katanya.

Terlebih menurut Agung, saat ini kondisi perekonomian di berbagai negara termasuk Indonesia sedang lesu akibat wabah pandemi covid-19. Dan kegiatan seperti ini diharapkan bisa sedikit membantu para pelaku usaha.

“Pentingnya karena saat ini sedang masa pandemi dan perekonomian sedang drop dan memanfaatkan momen untuk bersama sama agar ekonomi umat bisa kembali berjaya,” ujarnya.

Selain para pelaku usaha dan para pengusaha muslim Soloraya, kegiatan launching bursa muslim tersebut juga dihadiri dari berbagai komunitas di Soloraya, seperti Komunitas Hijrah, Komunitas Sedekah, dan Komunitas Bikers.

Antusias masyarakat pun terasa terbukti dengan banyaknya pengujung yang hadir dan berbelanja di kegiatan tersebut.