Menu Close

AMM Desak Usut Tindakan Represif Aparat Terhadap Peserta Aksi

0Shares

SOLO – Mencermati perkembangan aksi dan tindakan aparat kepolisian terhadap para peserta aksi Gerakan Kedaulatan Rakyat di Jakarta pada tanggal 21 Mei 2019 yang menimbulkan korban jiwa, meninggal dunia 6 orang dan ratusan korban yang mengalami luka-luka. Aliansi Masyarakat Madani (AMM) mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian yang melakukan tindakan melebihi batas kewajaran sehingga menyebabkan jatuhnya korban meninggal dunia dan luka-luka.

“Kami mendesak adanya pengusutan tuntas terhadap tindakan represif yang dilakukan aparat kepolisian dan menuntut pertanggungjawaban Kapolri atas peristiwa tersebut,” ujar Muhammad Da’i, selaku Ketua Aliansi Masyarakat Madani dihadapan para wartawan Rabu, (22/5).

Menuntut KPU untuk menghentikan tahapan-tahapan Pemilu 2019 yang merupakan pemantik lahirnya aksi Gerakan Kedaulatan Rakyat yang menuntut pelaksanaan Pemilu 2019 yang Jurdil, Transparan dan Akuntabel.

Aliansi Masyarakat Madani juga mendesak Bawaslu untuk menindaklanjuti secara serius dan bersungguh-sungguh terhadap laporan-laporan kecurangan yang disampaikan berbagai pihak dalam proses pelaksanaan Pemilu 2019.

“Menghimbau kepada segenap elemen masyarakat dan aparat keamanan untuk saling menahan diri, agar proses penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman, damai dan mendapatkan respons yang proporsional dari aparat pemerintah,” pungkasnya. []