Prihatin Bencana di Ambon dan Wamena, MIN 1 Sukoharjo Galang Dana Sosial

0Shares

SUKOHARJO, (Pancaran.net) – Korban terdampak gempa di Ambon dan kerusuhan di Wamena sampai hari ini masih membutuhkan bantuan untuk recoveri paska bencana. Kerugian material masih menjadi prioritas bagi korban. Terkait hal itu MIN 1 Sukoharjo mengadakan penggalangan dana sosial.                                                                                                                                                                                                                                                                                                 ”Alhamdulillah terkumpul dana sebesar 17 juta, mereka membantu dengan suka cita. Anak-anak terlihat riang saat mengumpulkan dana,” jelas koordinator BIMTAQ (Bimbingan Iman Taqwa) MIN 1 Sukoharjo, Siti Ngaisah.

Beberapa hari sebelumnya siswa-siswi, guru dan karyawan telah dijelaskan kondisi korban paska bencana di Ambon dan Wamena oleh pihak sekolah yang terkait. ”Menumbuhkan rasa peduli terhadap yang membutuhkan bukanlah perkara mudah, pada saat bencana kami ingin lebih membangkitkan kepedulian siswa, walau dari sedikit demi sedikit akan terkumpul dana yang besar yang akan bermanfaat bagi yang membutuhkan,” imbuh Siti

Dana bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Siti Ngaisah kepada kepala area Solopeduli Sukoharjo, Sumarno Senin (21/10). Penggalangan dana yang berlangsung 1 minggu tersebut melibatkan 832 siswa, wali murid, dan seluruh karyawan MIN 1 Sukoharjo. ”Senang bisa ikut membantu korban bencana, semoga mereka senang dengan bantuan ini,” ungkap salah satu siswa, Putri.

Sementara itu Sumarno selaku Kepala Area Solopeduli Sukuharjo menjelaskan bahwa, Alhamdulillah dana bencana untuk saudara saudara kita di Ambon dan di Wamena sudah kembali  berdatangan. Hampir disetiap bencana nasional maupun lokal MIN 1 Sukoharjo menggalang dana dan menyalurkan dananya melalui Solopeduli.

“Kami menyampaikan terimakasih banyak atas kepeduliannya dan bantuannya, Semoga bantuan ini menjadi pemantik bagi sekolah, instansi dan komunitas lainnya untuk melakukan aksi kemanusiaan yang serupa, dan semoga Allah membalas kebaikan keluarga besar MIN 1 Sukoharjo dengan balasan yang lebih baik,” jelas Sumarno Selasa (22/10). []