Yayasan Solopeduli Peroleh Sertifikat Nadzir Wakaf Uang

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Bagi kaum muslim, berwakaf adalah ibadah yang utama karena pahala amalan ini akan terus menggalir, bahkan ketika pewakafnya sudah meninggal dunia. Semakin banyak orang yang memanfaatkanya, maka akan bertambah pula pahalanya, terlebih  bila yang memanfaatkannya adalah orang yang ahli ilmu agama dan ahli ibadah.

Tidak heran, dengan semakin bertambahnya ilmu dan pengetahuan kaum muslim terhadap keutamaan wakaf maka semakin banyak orang yang mewakafkan uangnya. Dewasa ini semakin banyak masyarakat yang ingin mewakafkan dananya untuk kemanfaatan masyarakat.

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan wakaf uang, yayasan Solopeduli memberikan kemudahan kepada masyarakat dengan melayani masyarakat yang ingin berwakaf melalui Nadzir Wakaf Solopeduli. Nadzir wakaf uang tersebut secara resmi bisa mengelola dana wakaf dengan ditandai penyerahan sertifikat Nadzir wakaf uang oleh Ketua Divisi Pembinaan dan pemberdayaan Badan Wakaf Indonesia (BWI), Dr.Hendri Tanjung Ph.b kepada Pembina Yayasan Solopeduli Ummat, Drs. H. Mulyanto Utomo, M.Si pada Ahad (13/10).

Nadzir wakaf adalah orang atau badan hukum yang memegang amanat untuk memelihara dan mengurus harta wakaf sesuai dengan wujud dan tujuan wakaf tersebut. Sedangkan menurut undang-undang no 41 tahun 2004 pasal 1 ayat (4) tentang wakaf menjelaskan bahwa Nadzir adalah pihak yang menerima harta benda wakaf dari wakif untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukannya. Presentasi Badan Wakaf Produktif Solopeduli dilakukan pada 20 September 2019.

”Alhamdulillah kami mendapatkan sertifikat badan Wakaf Produktif dari BWI. artinya sejak tanggal itu, nadzir wakaf produktif kami bisa menghimpun dan mengelola dana wakaf secara legal. Harapannya dengan adanya sertifikat dari BWI bisa menambah kepercayaan masyarakat  untuk menitipkan dananya untuk mengentaskan kemiskinan melalui wakaf produktif,” jelas Ketua Yayasan Solopeduli, Sidik Anshori. []