Milad ke 20 Tahun, Solopeduli Memberdayakan dan Memandirikan Negeri

0Shares

 

SOLO, (Pancaran.net) – Tahun ini, tepatnya pada 11 Oktober 2019, Solopeduli genap berusia 20 tahun. Untuk memperingati Milad ini, Solopeduli melakukan potong tumpeng di kantor Pusat Solopeduli di Jl. Tentara Pelajar, Jetak, Bolon, Colomadu, Karanganyar. Bapak Danie H. Soe’oed, Ketua Dewan Pembina Solopeduli memberikan potongan tumpeng untuk Direktur Utama Solopeduli, Sidik Anshori. Pemotongan tumpeng tersebut disaksikan juga oleh Bapak Erie Sudewo dan  Pak Mulyanto Utomo selaku pendiri Solopeduli.

Milad ke-20 tahun Solopeduli ini pun disemarakkan dengan beragam rangkaian acara. Mulai dari sejuta liter air bersih, santunan untuk anak yatim dhuafa, hingga konser amal. Pada usianya yang ke 20 tahun, Solopeduli bertekad memberikan sebanyak mungkin kemanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Solopeduli menggelar konser amal sebagai puncak rangkaian acara Milad ke-20 tahun di Sunan Hotel Solo pada Ahad (13/10). Konser amal tersebut dimeriahkan oleh penampilan salah satu band Ibu Kota, Wali Band  yang melantunkan beberapa lagu andalannya, di samping itu, tausyiah dari Usep Badruzaman, serta musikalisasi puisi dan Rato Jaro oleh siswa-siswi SMK Gratis Solopeduli juga turut mewarnai perhelatan tersebut.

Tak ketinggalan, Solopeduli  juga melaksanakan serah terima sertifikat Nadzir Wakaf, sertifikat standar internasional ISO 9001:2015 sistem manajemen mutu, dan penyerahan sertifikat piagam donasi kepada mitra-mitra Solopeduli yang juga akan dilakukan pada Ahad (13/10).

Untuk kegiatan penyaluran satu juta liter air bersih dilakukan di wilayah Klaten, Boyolali, Sragen, Wonogiri, Karanganyar, Grobogan, Gunung Kidul dan Bekasi. Penyaluran air bersih tersebut dilakukan selama periode Agusus hingga Oktober 2019. Sedangkan untuk santunan bagi ratusan anak yatim dilakukan di wilayah Soloraya.

Direktur Utama sekaligus Ketua Yayasan Solopeduli, Sidik Anshori menyampaikan terimakasihnya kepada semua pihak atas kerjasama dan kontribusinya dalam mengembangkan dan membesarkan Solopeduli. ”Alhamdulillah penghimpunan dari tahun 1999 sampai 2018 ada sekitar 121 Milyar, dengan penerima manfaat 5.721.056 orang. Sedang untuk penghimpunan tahun 2019 terhitung dari Januari hingga September ada sekitar 12 Milyar, dengan penerima manfaat 969.534  orang, angka penghimpunan dana dan penerima manfaat masih terus berjalan hingga nanti Desember 2019,” imbuh Sidik Anshori.

”Tren penghimpunan Solopeduli setiap tahun selalu mengalami kenaikan, tahun 2019 ini kami sangat optimis penghimpunan Solopeduli akan mengalami kenaikan yang signifikan, insya Allah,” imbuhnya.  Dengan kenaikan penghimpunan donasi yang semakin besar akan semakin banyak kaum dhuafa yang bisa merasakan kemanfaatan Solopeduli.

Menghadirkan layanan gratis dan paripurna untuk masyarakat dhuafa sejak belum lahir hingga meninggal dunia merupakan Filosofi Solopeduli. Filosofi inilah yang menjadi motivasi Solopeduli untuk terus belajar, membangun dan mengembangkan program-program Solopeduli.

”Milad Solopeduli yang ke 20 ini, kami mengambil tema Memberayakan dan memandirikan Negeri dengan harapan lembaga ini bisa semakin memberdayakan dan memandirikan kaum dhuafa yang ada di seluruh negeri, maka untuk merealisasikannya kami mengandeng seluruh stake holder baik dari instansi pemerintahan, Perusahaan, Komunitas, lembaga terkait, dan masyarakat luas baik yang berada di Jawa maupun luar Jawa,” imbuh Sidik.

Beberapa   Penyaluran dan pemberdayaan Solopeduli dilakukan di beberapa  provinsi, antara lain di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Jogjakarta, NTT, NTB, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Papua, Aceh, Bali. Selain di dalam negeri, beberapa penyaluran bantuan juga disalurkan di Myanmar dan Palestina. []