Ustadz Ahmad Al Habsy Ingatkan Orangtua Saat Marah

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Ustadz Ahmad Al Habsy mengingatkan kepada para orangtua tentang karunia karomah yang diberikan kepada setiap orangtua, terutama ibu. Setiap orang tua hendaknya berhati-hati dengan ucapan terutama dengan kata-kata yang diucapkan ketika marah.

Ustadz Al Habsy dalam ceramahnya dihadapan puluhan orangtua peserta didik KB & TK AT Bintangku Solo, pada Rabu (9/10) lebih dahulu mengisahkan tentang sosok Juraij. Juraij merupakan hamba Allah yang saleh dan taat beribadah kepada Allah, yang di dalam kisahnya dia doakan oleh ibunya tentang sesuatu yang jelek yang menimpanya kelak. Hal ini disebabkan rasa marah sang ibu kepada Juraij yang ketika dipanggil ibunya lalu dia mengabaikannya dan tetap melanjutkan shalatnya.

“Tiga kali panggilan ibunya tidak dia jawab, lalu keluar rasa mangkel, rasa marah keluar sumpah dari mulut ibunya, apa kata ibunya, Ya Allah jangan wafatkan Juraij, sampai dia dipermalukan di hadapan pelacur, kasih pelajaran dia biar nanti wajahnya dipermalukan di hadapan pelacur, ternyata terbukti,” kata Ustadz Ahmad Al Habsy.

Lanjutan kisah Juraij ialah datangnya pertolongan Allah terhadap Juraij. Ia yang semula difitnah kemudian dibuktikan dengan adanya mukjizat bayi anak pelacur itu dapat berbicara tentang siapa ayah kandungnya yang sebenarnya. Meskipun demikian kisah ini mengandung makna bahwa orangtua terutama ibu agar berhati-hati dengan kata-kata yang keluar dari mulutnya, karena setiap kata adalah doa.

“Cerita ini menandakan bahwa karomah itu ada, ada kalanya Allah menitipkan kemuliaan, berupa karomah kepada hamba-hamba pilihannya, bayangkan ketika bayi itu disentuh (bayi anak pelacur-Red) bisa berbicara layaknya orang dewasa,” terangnya.

Ustadz Ahmad melanjutkan penuturanya tentang kebenaran Juraij yang akhirnya terbukti. Lantas raja yang berkuasa pada saat itu bermaksud  membangunkan rumah ibadah yang baru untuk Juraij, namun Juraij  menolaknya. Dia menolak tawaran sang raja dengan mengatakan bahwa ini adalah bukti bahwa doa orang tua terutama ibu itu pasti dikabulkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Para orang tua khususnya ibu agar ketika marah tetap mengeluarkan kata-kata yang lembut dan baik. Misalnya ketika marah, orangtua cukup mengatakan, “Anak yang saleh jadilah ulama, presiden dan lain-lain”. Pada sesi terakhir para peserta diajak untuk berdoa bersama untuk orang tuanya serta aksi penggalangan dana bagi saudara-saudara muslim kita di Palestina. []

Reporter: Kukuh Subekti