Jawa Tengah Potensi Kembangkan Wisata Halal

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Asociation of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) menilai Jawa Tengah memiliki potensi untuk pengembangan wisata halal. Hanya saja potensi tersebut belum dikembangkan secara serius, karena belum ada respon pemerintah.

“Saat ini sudah banyak negara tetangga yang mulai mengembangkan wisata halal. Dan Indonesia sayangnya terlambat untuk meresponnya,” kata Wakil Ketua Asita Jawa Tengah, Daryono kepada wartawan, Sabtu (5/10). Seperti dilansir timlo.

Jika melihat potensi di Indonesia khususnya Jawa Tengah, sangat memungkinkan untuk dikembangkan wisata halal tersebut. Merujuk pada Global Muslim Travel Indeks, menurutnya ada empat kategori yang membedakan wisata halal dan wisata pada umumnya. Kategori itu diantaranya adalah aksesibilitas, enviroment, komunikasi dan servis.

“Keempat kategori itu sebenarnya sudah terpenuhi. Aksesibilitas kita punya direct flight, enviroment kita punya penduduk muslim terbesar. Sedangkan komunikasi dan servis, sudah kita jadikan sebagai acuan indikator dalam pengembangan wisata selama ini,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait potensi destinasi juga tak sedikit yang bisa ditawarkan. Bahkan, wisatawan Timur Tengah dianggap selama ini sangat menyukai wisata alam.

Hal itu bisa dipenuhi dengan banyaknya destinasi alam yang dimiliki saat ini. Seperti di Tawangmangu dan Boyolali. Dalam skala nasional, Bogor juga dapat menjadi lokasi yang cocok untuk dijual sebagai wisata halal. []