OKP Solo Adakan Aksi Damai, Wujud Keprihatinan Kondisi Bangsa

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Organisasi Kepemudaan (OKP) Kota Solo yang terdiri dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Gerakan Nasional Mahasiswa Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII, Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmabudhi) berkumpul melaksanakan aksi damai di depan Patung Soekarno Manahan. Kamis (3/10). Aksi tersebut terdiri dari pembacaan puisi, akustik dan mimbar bebas.

Suryadik sebagai salah satu peserta dari IMM menjelaskan jika tujuan aksi damai ini merupakan wujud rasa keprihatinan mereka terhadap bangsa Indonesia. Salah satunya ialah munculnya rasa rasisme yang berlebihan oleh anak bangsa. Dinamika kehidupan bangsa sejak awal kemerdekaan menjadi hal-hal yang belum tuntas diselesaikan sehingga belum mampu mewujudkan tatanan masyarakat ideal yang imbang.

“Sejumlah peristiwa besar yang terjadi antara 1945 dan 1949 tidak dikisahkan dengan baik misalnya kasus yang dialami oleh etnis Tionghoa, minoritas warga keturunan Eropa, serta pemberontakan Madiun pada 1948,” ujarnya. Kamis (3/10)

Dia menuturkan bahwa selama 74 tahun Indonesia merdeka semua anak bangsa telah berusaha melakukan penataan konstitusi yang imbang dengan proses dan dialektika yang panjang. Hasil dari kontestasi politik di Pemilu 2019 akan menjadi puncak dari nasib Indonesia untuk satu periode berikutnya. Semoga Indonesia mampu menjadi bangsa besar yang diidam-idamkan oleh Soekarno yakni bangsa yang mandiri, atau berdikari. []

Reporter: Kukuh Subekti