DSKS Desak Putut Gunawan Diberi Sanksi

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) melakukan audensi dengan pimpinan DPRD Surakarta terkait kasus dugaan berita hoax yang menyeret Ketua Komisi IV DPRD Surakarta yang sekaligus politisi PDIP, Putut Gunawan di Ruang DPRD Surakarta Selasa, (1/10/2019).

Sebelumnya, Putut dilaporkan ke Polresta Surakarta oleh Mulyono Warga Badran Mulyo Karanganyar terkait kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks.

Dalam audensi tersebut rombongan DSKS diterima Diterima Wakil Ketua DPRD Drs. Taufiqurrahman dari fraksi Golkar dan Drs. Achmad Sapari. Humas DSKS Endro Sudarsono meminta agar Putut diberikan sanksi akibat tindakamnya yang dianggar meresahkan masyarakat tersebut.

“Mengusut dan menghukum proses dugaan pelanggaran kode etik anggota DPRD tersebut,” katanya kepada Pancaran.

Endro menilai, kata-kata yang dituliskan Putut di status akun Facebook pribadinya merupakan perbuatan tidak layak dilakukan oleh anggota Dewan karena bernada provokasi dan sara.

“Kalimat bermotif sara #baswedanedan sangat tidak layak dan tidak etis dikemukakan oleh seorang anggota dewan karena akan dapat menimbulkan kekacauan di masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Endro mengatakan bahwa status milik Putut tersebut diduga melanggar pasal 45 ayat (2) jo. Pasal 28 ayat (2) UU ITE.

“Kejahatan pasal 45 ayat 3 jo. Pasal 27 ayat 3 UU ITE pasal 16 jo. Pasal 4 huruf b angka 1 UU no 40. th 2008 tentang diskriminasi Ras dan Etnis,” tandasnya

Kasus ini sendiri bermula saat Putut Gunawan menuliskan status “Mobil PMI DKI Bawa Amunisi Kerusuhan Demo. Pecat Gubenur DKI! #BaswedanEdan pada Kamis, (26/9/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono sendiri sudah melakukan klarifikasi dengan petugas ambulans yang bertugas saat demo, batu di mobil tersebut berasal dari perusuh. []

Reporter: Ristyan A