SMP Muhammadiyah PK Galang Dana untuk Korban Karhutla

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – SMP Muhammadiyah PK Surakarta melakukan aksi penggalangan dana bagi para korban kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra dan Kalimantan. Aksi tersebut diawali dengan kegiatan shalat istisqa yakni shalat minta hujan dan doa bersama yang dilaksanakan di lapangan futsal setempat Jumat (27/09).

“Alhamdulillahirobbil’alamin pada hari ini serempak siswa dan guru turun ke lapangan untuk melaksanakan sholat istisqa dan penggalangan dana. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun rasa empati dan kepedulian siswa terhadap sesama dan meringankan beban korban Karhutla dan kabut asap,” jelas Humas SMP Muhammadiyah PK, Aryanto kepada wartawan Jumat (27/9).

Sebelum pelaksanaan kegiatan terlebih dahulu sekolah memberikan informasi kepada siswa dan orang tua bahwa pada hari Jumat (27/09) sekolah mengadakan aksi kemanusiaan. Syukur alhamdulillah orang tua siswa merespon dengan baik sehingga pada penggalangan dana kali ini terkumpul uang Rp 10.646.000,00 dan 35 dus masker serta kurang lebih 100 plastik berisi masker.

“Dana dan masker yang terkumpul tersebut disalurkan lewat LazisMu (Lembaga Amal Zakat, Infaq, dan shodaqah Muhammadiyah) Kota Surakarta, semoga dapat meringankan beban para korban,” tutur Aryanto.

Sebagai pembelajaran kepada siswa maka imam sholat pun dilaksanakan oleh perwakilan siswa yaitu Caesar Gian Indrariski siswa kelas 9. Siswa tersebut dipilih karena sudah mumpuni dalam pemahaman agama. Seusai sholat, Ustaz Ichsan Widayanto memberikan tausiyah tentang pentingnya tawakal kepada Allah SWT. Para siswa pun diajak berdoa kepada Allah SWT agar Allah SWT senantiasa memberikan nikmat berupa air hujan.

Empati lewat literasi

Kegiatan dilanjutkan dengan membangun empati para siswa lewat karya literasi. Kegiatan diawali dengan launching angkringan Garasi Tawa (Gerakan Literasi Tambah Wawasan) yang dilanjutkan dengan membuat poster bertema Indonesia Bebas Asap. Poster para siswa yang terbaik akan dipajang di lingkungan sekolah.

“Angkringan Garasi Tawa ini akan menjadi salah satu sarana penggerak literasi para siswa dan menumbuhkan minat baca siswa. Rencananya angkringan akan diletakkan di lobi sekolah,” papar Aryanto.

Adlyn Filzah Izzati, siswa kelas 8 sangat mendukung dengan adanya kegiatan kemanusiaan ini. Menurutnya peristiwa kebakaran hutan itu membuat rasa prihatin di antara kita. “Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan sehingga peristiwa kemarau dan kebarakan hutan segera teratasi. Semoga dana yang terkumpul hari ini bisa meringankan beban para korban,” ungkap Adllyn. []

Reporter: Kukuh Subekti