ISAC Desak Kapolri Evalusi Kinerja Jajarannya

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Sekjen The Islamic Study and Action Center (ISAC), Endro Sudarsono meminta kapolri Tito Karnavian untuk mengevaluasi kinerja anak buahnya dalam menangani sejumlah aksi yang dilakukan mahasiswa di berbagai daerah menolak disahkannya sejumlah RUU yang dianggap bermasalah.

Hal itu dikatakan Endro paska meninggalnya Immawan Randi (21) mahasiwa Universitas Halu Oleo yang tertembak saat melakukan aksi di depan Gedung DPRD Sultra, kota Kendari pada kamis, (26/9/2019).

“Kita mengevaluasi kinerja aparat kepolisian yang di lapangan, entah ini intruksi atau perintah siapa, tapi harus dipertanggung jawabkan kepada publik, baik secara hukum pidana maupun profesi,” katanya kepada Pancaran Kamis, (26/9/2019) malam.

Endro juga berharap aparat kepolisian untuk tidak melakukan tindakan represif kepada para mahasiswa dan masyarakat saat melakukan unjuk rasa.

“Kita berharap penanganan dalam unjuk rasa maupun demo dimanapun mengedepankan pendekatan yang manusiawi dan menjujung tinggi HAM,” ungkapnya.

Endro khawatir, sikap aparat represif yang menyebabkan jatuhnya korban dari mahasiswa yang juga merupakan kader IMM tersebut akan membuat gelombang protes dan solidaritas dari mahasiswa kepada pemerintah semakin banyak.

“Jangan sampai ada korban-korban selanjutnya, bahwa ini adalah salah satu badan otonom dari Muhammadiyah dan sekaligus akan memberikan sebuah solidaritas mahasiswa mahasiswa lain di Indonesia,” tandas Endro. []

Reporter: Ristyan A