IMM Surakarta Lakukan Pelantikan Pengurus Serentak

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surakarta melakukan upacara pelantikan pengurus secara serentak. Pada hari yang sama, Ahad (22/09) IMM Kota Surakarta secara resmi dikukuhkan sekaligus melantik jajaran pengurus komisariat di tingkat Kota Surakarta.

IMM Kota Surakarta secara resmi telah melantik 562 kadernya pada periode kepengurusan 2019/ 2020. Sebanyak 562 kader tersebut tersebar di tingkat pengurus cabang, lembaga otonom, lembaga semi otonom dan pengurus komisariat se-kota Surakarta. Acara pelantikan yang berlangsung sejak pagi hari dan dilanjutkan dengan acara studium general pada sesi siang harinya berlangsung di Gedung Dakwah, Balai Muhammadiyah Kota Surakarta.

Ketua Umum demisioner IMM Cabang Surakarta, Cahyo Setyawan melalui sambutannya berpesan agar kader-kader IMM tidak mempersulit dirinya dan selalu gembira selama aktif sebagai  aktivis IMM dan kader Muhammadiyah. Kader-kader Muhammadiyah harus memegang teguh prinsip Muhammadiyah bahwa berdakwah itu menggembirakan. Artinya setiap permasalahan dan dinamika berorganisasi semestinya disikapi dengan penuh keberanian.

“Teman-teman IMM boleh ber-IMM, ber-Muhammadiyah boleh menjadi aktivis pergerakan mahasiswa selama mungkin boleh, tapi jangan lupa untuk selalu meng-up date diri, meng-up date kemampuan teman-teman karena kemampuan manusia akan tergantikan oleh mesin, intelegensia super,” kata Cahyo.

Selanjutnya Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta, yang diwakili oleh Jawari mengucapkan selamat kepada pengurus demisioner yang sudah selesai mengemban amanah. Sementara kepada jajaran pengurus IMM yang baru agar selalu berperan aktif dalam menunjukan kiprah IMM di ranah pembangunan manusia di Indonesia.

“Kita kihat bagaimana kiprah selanjutnya, ternyata di masjid-masjid, ranting, cabang akan banyak kegiatan yang berkegiatan banyak angkatan muda, kami harapkan para pengurus nanti menjadi pelopor di tingkat daerahnya, rantingnya masing-masing,” ujar Jawari dalam sambutannya.

Sementara Ketua Umum IMM Kota Surakarta yang baru, Abdul Afif Amrullah mengatakan demi  bisa menunjukan kiprahnya sebagai kader IMM dan Muhammadiyah maka kader-kader harus sudah selesai dengan diri sendiri. Di mana harus bisa seimbang antara sisi religiusitas atau agama dengan sisi keilmuan, sebagaimana yang dicontohkan oleh Kyai Ahmad Dahlan bahwa agama dan ilmu itu bisa bersatu. Hal ini akan berdampak semakin percaya diri dan mantap pada diri seorang kader IMM dan Muhammadiyah dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut perwakilan dari lembaga otonom dan semi otonom Muhammadiyah dan IMM Jawa Tengah beserta perwakilan Pemerintah Kota Surakarta. Selain itu juga beberapa organisasi pergerakan lain seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Surakarta, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Surakarta.

Acara yang berlangsung selama satu hari tersebut dibagi dalam dua sesi, sesi pagi hari untuk upacara pelantikan dan siang hari untuk studium general dengan tema “Reformulasi Alternatif Gerakan Intelektual di Era Post-Modern”. []

Reporter: Kukuh Subekti