Muhammadiyah Karanganyar Inventaris Aset

0Shares

KARANGANYAR, (Pancaran.net) – Muhammadiyah Karanganyar melakukan balik nama aset-asetnya menjadi atas nama Persyarikatan Muhammadiyah. Ini merupakan salah satu cara memperbaiki manajemen pencatatan.

“Seluruh aset-aset persyarikatan ini harus terinventarisasi baik. Melalui Majelis Wakaf dan Kehartabendaan, penertiban kepemilikan aset ini kita benahi. Tolong kepada MWK yang membidangi aset-aset dipersyarikatan untuk lebih digiatkan lagi dalam mendata dan memperjelas status aset yang ada dari ranting hingga daerah,” kata Ketua PDM Kabupaten Karanganyar Muhammad Samsuri dalam rilisnya, Rabu (18/9). Demikian dilansir timlo.

Pada Jumat (13/9) lalu, Notaris Budi Santoso menyerahkan tujuh dari total sepuluh sertifikat tanah dan bangunan yang telah selesai dibalik nama kepada PDM Kabupaten Karanganyar. Penyerahan sertifikat dilakukan dalam acara kantoran rutin PDM Karanganyar yang kebetulan bertepatan acara anjangsana kantoran di rumah bapak Sudasmin di Jumapolo.

Sekretaris PDM Karanganyar Sarilan M Ali juga menyampikan pihaknya fokus penyelesaian masalah pada aset. Kegiatan itu diseriusi pada periode kedua kepemimpinan PDM.

“PDM telah menerbitkan surat keputusan mengenai pengelolaan aset persyarikatan ini. Juga telah dirancang oleh Majelis Pustaka dan Informasi untuk membuat sistem informasi yang diberi nama SIBasista (Sistem Informasi Bebasis Data) yang menjadi pendataan tekait aset maupun segala sesuatu data di Muhammadiyah Karanganyar,” katanya.

Notaris Budi Santoso mengucapkan terima kasih atas penggunaan jasanya membalik nama kepemilikan aset.

“Saat ini masih ada satu sertifikat yang prosesnya belum selesai. Tentunya dalam proses panjang ini kami dari notaris yang ditunjuk mengucapkan terima kasih dan sekaligus berbangga atas kepercayaannya,” kata Budi Santoso. []