Majelis Mujahidin Apresiasi PN Klaten Vonis Imam Puryono 7 Bulan Penjara

0Shares

KLATEN, (Pancaran.net) – Pengadilan Negeri (PN) Klaten kembali menggelar sidang lanjutan kasus perjudian dengan terdakwa Imam Dwi Puryono dengan agenda sidang pembacaan putusan dari majelis hakim Rabu, (18/9/2019).

Dalam sidang yang dilakukan di ruang Oemar Seno Adji tersebut, majelis hakim memutuskan bahwa Imam terbukti bersalah dan divonis dengan hukuman 7 bulan kurungan penjara.

Menganggapi putusan tersebut, ketua Majelis Mujahidin (MM) Klaten ustadz Bony Azwar yang sekaligus sebagai pelapor mengaku cukup puas dengan putusan 7 bulan tersebut.

“Cukup bagus, di luar prediksi kita. Biasanya sekelas tambang hanya 4 bulan penjara. Begitu juga dengan tuntutan jaksa biasanya 6 bulan, jadi 1 tahun penjara,” katanya.

Lebih lanjut, putusan dari majelis hakim tersebut diharapkan ustadz Bony memberikan efek jera bagi pelaku judi lainnya di wilayah Klaten dan sekitarnya.

“Harapan kita, kepada masyarakat jauhi judi karena bertentangan dengan nilai-nilai agama karena merupakan salah satu dr dosa besar, juga bertentangan dengan undang undang negara,” ungkapnya.

Sementara kepada aparat Kepolisian, ustadz Bony mendesak agar menangkap pelaku perjudian tersebut hingga ke akar akarnya secara tuntas.

“Para penegak hukum utamanya polisi harus menangkap bandar judi dan menjerat mereka dengan undang undang pencucian uang,” tandas ustadz Bony.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, kasus perjudian tersebut terjadi di desa Perigi Wetan, Kecamatan Kalikotes, Imam Dwi Puryono yang merupakan tambang perjudian tersebut ditangkap pihak aparat pada 9 juli 2019. []

 

Reporter: Ristyan Ari