Dampak Kemarau Panjang, ECR Gandeng Elemen Islam Berikan Bantuan Air Bersih

0Shares

GUNUNGKIDUL, (Pancaran.net) – Emergency and Crisis Response (ECR) mengandeng Majelis Al Ghuroba Indonesia, Komunikasi Sobat Qur’an serta Club Touring mengadakan aksi sosial dengan memberikan bantuan air bersih di wilayah yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau panjang di kabupaten Gunungkidul pada Ahad, (15/9/2019).

Bertempat di Dusun Salam 1 dan Salam 2, Desa Song Banyu, Kecamatan Girisubo, Gunung Kidul, relawan ECR membagikan 50 truk tangki air kepada warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani tersebut.

Selain pembagian air bersih untuk kebutuhan sehari hari, warga sekitar juga mendapat pelayanan kesehatan gratis dari tim kesehatan ECR, dibantu dari International Medical Humanity (IMH).

Menurut Paino (70) salah satu warga dusun Salam 2, musim kemarau panjang yang sudah berlangsung beberapa bulan memaksa warga dusun tersebut harus membeli kebutuhan air dari truk tangki.

“Kalau musim kemarau seperti ini kami membeli air dari truk tangki yang berjarak kurang lebih 3 KM,” katanya.

Warga harus mengeluarkan uang sekitar 120 ribu hingga 150 ribu, jika ingin mendapatkan air bersih satu truk tangki dengan kapasitas 5000 liter, dan bahkan terkadang bisa mencapai  3.500 perliter jika warga membeli eceran.

“Kami membeli air satu tangki seharga 120 ribu rupiah sampai 150 ribu rupiah tergantung antrian,” ungkap bapak dua anak tersebut.

Paino pun berharap pemerintah memberikan solusi yang tepat dalam mengatasi kekeringan yang melanda desanya.

Senada dengan Paino, Kepala Dusun Salam 2, Isnawan berharap pemerintah lebih proaktif dan memberikan solusi terbaik bagi dusun ini untuk mendapatkan air bersih.

“Saya berharap krisis air bersih disini bisa cepat terselesaikan dengan pengadaan air dari pihak terkait dengan program Pamsimas (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat.red),” katanya.

Program tersebut, disebut Isnawan menjadi salah satu kebutuhan yang mendesak untuk warga di dusun Salam 1 dan Salam 2.

“Semoga di tahun yang akan datang dapat terealisasi program Pamsimas dengan pembukaan pendaftaran peserta baru,” pungkasnya. []

 

Reporter: Ristyan Ari