SMP Dimsa Gelar Training Pengelolaan TPQ Untuk Terjunakan Siswa Ke Masyarakat

0Shares

SRAGEN, (Pancaran.net) – Persiapkan Siswa terjun ke masyarakat, SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen gelar training pengelolaan TPQ pada Sabtu-Ahad (7-8/9/2019). Kegiatan tersebut dilakasanakan di Masjid SMP Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen yang melibatkan siswa kelas IX dan siswa pilihan di kelas VIII dengan jumlah total 140 siswa dari total 465 siswa.

Syamsudin Nasir selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan generasi remaja dengan keilmuannya mampu mengajar dan mengelola tempat belajar agama di taman pendidikan Quran (TPQ). Syamsudin juga mengungkapkan bahwa para siswa yang mengikuti training pengelolaan TPQ tersebut nantinya akan kita berdayakan  mengajar di TPQ.

“Semakin surutnya minat para remaja mengajar di TPQ maka dengan kegiatan ini harapannya para siswa mampu memberi angin segar bagi masyarakat dengan adanya pembelajaran mengaji di masjid-masjid terutama masjid di kampung atau nanti saat mereka kembali di lingkungan masyarakat setelah menempuh pendidikan di pesantren,” tambahnya saat ditemui media.

Ia juga menambahkan bahwa selama ini para siswa pilihan selama ini juga mengajar TPQ di masjid-masjid warga di desa sekitar sekolah. Sehingga pelatihan ini sangatlah penting sebagai bekal mereka saat hidup bermasyarakat.

Kegiatan ini dimulai dari hari Sabtu malam pukul 19.30 sampai pukul 22.00, sedangkan pada hari Minggunya dimulai pukul pukul 07.30-12.00. Dalam kegiatan training pengelolaan TPQ ini, sekolah menghadirkan tiga pemateri. Pemateri pertama adalah Supriyanto, ketua Badqo TPQ Kabupaten Sragen. Pembicara kedua Ustadzah Nuqthy dan pembicara ketiga ada pendongeng nasional dan juga merupakan pengurus Badqo Kabupaten Sragen, yakni Kak Puji atau biasa yang disapa Kak Puji Selalu di hati.

Selain diberikan motivasi mengajar, para peserta juga dibekali teori kurikulum pengajaran di TPQ dan praktik langsung mengajar TPQ. Antusias siswa saat mengikuti kegiatan training ini lumayan tinggi. Hal ini terlihat saat mereka mengikuti materi demi materi. Banyak pertanyaan yang dilontarkan kepada pemateri.

Mubin salah satu peserta kelas 9 di training pengelolaan TPQ menuturkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena bisa ia gunakan mengajar TPQ di masjid tempat tinggalnya nanti. Dia juga menambahkan dengan adanya training ini dia mendapat ilmu baru yang mungkin tidak bisa didapatkan di sekolah lain.

“Saya sangat senang ikut kegiatan ini. Saya mendapat ilmu baru tentang  mengajar anak-anak di TPQ. Mungkin kegiatan seperti ini belum tentu didapatkan di sekolah-sekolah lain,” tuturnya saat diwawancara.

Hal senada juga dituturkan Ilham, peserta dari kelas 8 ini mengungkapkan kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain tambah ilmu, dia dan peserta lainnya bisa mempraktikkan kegiatan training ini kepada anak-anak TPQ. []