Aksi Damai APMS Solo Desak Rektor IAIN Kendari Cabut SK DO Hikma Sanggala

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Solo (APMS) melalukan aksi damai  menuntut pencabutan Surat Keputusan (SK) Rektor IAIN Kendari. SK tersebut berupa keputusan Drop Out (DO) tehadap Hikma Sanggala.

APMS menilai keputusan Rektor Kendari tersebut sebagai tindakan diktator yang dzalim. Hal ini berdasarkan fakta bahwa Hikma merupakan mahasiswa berprestasi IAIN Kendari. IP terendahnya pun 3,60 bahkan dia termasuk mahasiswa yang menerima penghargaan dari fakultas dengan menerima Sertifikat Penghargaan Mahasiswa dengan IPK Terbaik se- fakultas.

“Hikma Sanggala termasuk mahasiswa berprestasi yang saat ini sedang menyusun skripsi tetapi kemudian menerima SK Rektor IAIN Kendari Nomor 0653 Tahun 2019 yang isinya pemberhentian dengan tidak hormat sebagai mahasiswa IAIN Kendari”, ujar Koordinator APMS, Rizal Katilu dalam rilisnya.

Adapun pernyataan sikap yang disampaikan oleh APMS ialah bahwa SK merupakan bentuk tuduhan dan fitnah karena poin- poin tentang aliran sesat, faham  radikalisme tidak memiliki dasar yang jelas, selain itu APMS juga menanyakan tentang bukti keanggotaan organisasi terlarang oleh pemerintah.

Menurut Rizal pentingnya kampus untuk membina, membimbing dan mengayomi mahasiswa dengan cara melakukan diskusi dan klarifikasi terhadap kasus Hikma Sanggala. Selain itu pihaknya menghimbau agar Rektor IAIN Kendari mengembalikan hak pendidikan Hikma Sanggala.

“Stop segala persekusi dan tekanan terhadap suara kritis intelektual mahasiswa, karena sejatinya suara kritis mahasiswa tidak lain adalah untuk perbaikan negeri kita,”  pungkas Rizal. []

 

Reporter: Kukuh Subekti