Kontroversial Disertasi Abdul Aziz, DSKS Audensi dengan Rektor IAIN Surakarta

0Shares

SUKOHARJO, (Pancaran.net) – Terkait disertasi kontroversial Dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta Abdul Aziz, Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) mendatangi kampus IAIN Surakarta di Jalan Pucangan, Kartasura guna melakukan audensi dengan pihak Rektor pada Senin, (9/9/2019).

Bertempat di ruang Rektor, rombongan DSKS diterima langsung Rektor IAIN Surakarta Prof. Dr. H. Mudofir, Wakil Rektor 1 Dr. H. Abdul Matin, Wakil Rektor 2 Dr. H. Muhammad, Wakil Rektor 3 Dr. H. Syamsul Bakri, dan Dekan Fakultas Syariah Dr. M. Usman.

Dalam kesempatan tersebut, DSKS meminta pihak Rektor untuk membentuk tim khusus yang mengawasi adanya paham atau memikiran yang dianggap tidak sesuai dengan Islam maupun dengan Pancasila.

“Membentuk Tim Khusus untuk membentengi penyebaran paham sesat dilingkungan IAIN Surakarta,” kata humas DSKS Endro Sudarsono.

Membatasi gerak semua pihak yang diduga pelaku penyebaran paham menyimpang yang bertentangan dengan ajaran Islam dan Pancasila maupun aturan yang berlaku di NKRI.

Menanggapi hal tersebut, Rektor IAIN Suarakarta Prof. Dr. H. Mudofir menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk tim khusus yang bertugas untuk mengawasi setiap judul tesis maupun disertasi agar kejadian yang serupa tidak terjadi lagi di IAIN Surakarta.

“Belajar dari kasus Abdul Aziz ini kemudian kami sudah akan membentuk tim supaya mengawasi judul judul tesis, disertasi, kalau semuanya lolos dan tidak menghargai umat Islam, potensi terjadinya keresahan publik sangat besar,” katanya.

Prof Mudofir juga membantah apabila munculnya disertasi tersebut merupakan sudah mendapat restu dari pihak IAIN, menurutnya, apa yang ditulis Abdul Aziz tidak mewakili pihak kampus IAIN Surakarta.

“Dan tidak ada penyebaran ini secara sistemis, karena kami terikat dengan lembaga dakwah, jadi tidak ada di IAIN gerakan sistematis yang mengembangkan aliran sesat,” tandasnya. []

 

reporter: Ristyan Ari