Menu Close

BAZNAS Gelar Jambore Peternak Nusantara 2019

0Shares

KARANGANYAR – Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) BAZNAS mengadakan serangkaian kegiatan Jambore Peternak Nusantara 2019. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai dari hari Senin-Rabu, (13-15 Mei 2019), bertempat di The Lawu Park Tawangmangu.

Jambore Peternak Nusantara adalah kegiatan peningkatan kapasitas bagi peternak binaan BAZNAS, peternak umum, dan para pendamping program pemberdayaan peternak.

Materi yang disampaikan mulai dari kebijakan pemerintah dalam dunia peternakan, perkembangan peternakan tahun 2018 dan proyeksi potensi peternakan tahun 2019, pendayagunaan zakat dalam pemberdayaan peternak, pemasaran ternak melalui program aqiqah, manajemen keuangan usaha peternakan, dan potensi usaha kuliner berbasis ternak domba dan kambing.

Selain itu, materi aspek hulu atau produksi juga dibahas, yaitu manajemen budidaya perbibitan dan pembiakan ternak, manajemen penggemukan ternak domba, manajemen pakan, dan manajemen kesehatan ternak.

Penyampaian materi didesain dengan 5 metode pembelajaran orang dewasa, yaitu metode presentasi dari pemateri, diskusi penajaman materi antara pemateri dengan peserta, studi kasus permasalahan yang dialami oleh peternak, praktek langsung di kandang, dan kunjungan lapangan ke kandang peternak sukses. Dengan berbagai metode tersebut diharapkan peserta bisa memahami materi dengan baik dan mampu menerapkannya di lokasi masing-masing.

Pemateri yang dihadirkan terdiri dari Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, drh. I Ketut Diarmithe, MP.; Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik, Ph. D.; Ketua Umum Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI), Ir. Yudi Guntara Noor, Presiden Asosiasi Pengusaha Aqiqah lndonesia (Aspaqin), Hasan Al Bana.

Jumlah peserta yang hadir sebanyak 77 orang, sebagian besar berasal dari daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, dan Nusa Tenggara Barat.

Mereka adalah peternak binaan BAZNAS yang tergabung dalam program Balai Temak BAZNAS. Selain dari peternak BAZNAS, banyak peserta umum yang merupakan para peternak mandiri yang selama ini merasa masih kurang dan perlu meningkatkan kapasitasnya dalam hal produksi, pengolahan, dan pemasaran produk peternakan.

“Tujuan diselenggarakan Jambore Peternak Nusantara antara lain, menjalin silaturahim dan saling mengenal antara para pelaku usaha peternakan Indonesia, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen dan teknis budidaya peternakan bagi peternak dan pendamping program pemberdayaan peternak dan yang terakhir mensosialisasikan konsep program Balai Ternak BAZNAS kepada pihak pemerintah, swasta, dan masyarakat umum,” ungkap Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik Senin, (13/5). []