Ustadz Zulkifli: Perhatikan Tanda-Tanda Akhir Zaman

0Shares

SOLO, (Pancaran.net)  – Ustadz Zulkifli Muhammad Ali (Uzma) mengingatkan umat muslim untuk memperhatikan fenomena- fenomena pertanda akhir zaman. Anjuran tersebut disampaikannya pada saat berceramah di masjid Kalitan Solo, Sabtu (7/9).

Fenomena akhir zaman yang disampaikan oleh Ustadz Zulkifli berdasarkan hadist Rasulullah yang dibutikan dengan tanda-tanda yang berupa munculnya fenomena alam dan sosial di sekitar kita. Pada sesi awal ceramahnya dia mengutip apa yang disampaikan oleh Imam Besar Masjidil Haram pada tahun 2011. Saat itu dalam ceramahnya imam menanyakan kepada jamaah apakah mereka menyadari fenomena akhir zaman yang terjadi di jazirah Arab.

“Hai umat Nabi Muhammad, kalian saksikanlah bahwa yang dimaksud oleh nabi dengan manusia akhir zaman adalah pasti kita bukan yang lain, apakah kalian tidak menyaksikan jazirah Arab yang dulu panas gersang dan tandus sekarang sudah menjadi kaya raya?” ujar Uzma mengutip perkataan sang Imam Besar.

Menurut Ustadz Zulkifli salah satu fenomena sosial akhir zaman yang berlaku di jazirah Arab adalah fenomena perubahan sosial dari bangsa penggembala ternak yang bertelanjang dada, tanpa alas kaki hingga mereka menjadi orang- orang yang kaya dan makmur secara materi. Tanda tersebut merupakan jawaban Rasulullah ketika ditanya mengenai fenomena akhir zaman yang akan dihadapi oleh umat Islam dan umat manusia secara umum. Ustadz Zulkifli menambahkan bahwa Rasulullah mengatakan bahwa hal tersebut dialami oleh bangsa Arab yang telah makmur dengan hasil tambang minyak buminya.

Selain itu Ustadz Zulkifli juga menyebutkan tanda- tanda yang lain misalnya mengeringnya sungai Eufrat. Badan   Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada tahun 2013 menlakukan penelitian yang menyebutkan jika air Sungai Eufrat mengalami penyusutan debit air 60%. Dan pada tahun 2014 hingga sekarang Sungai Eufrat telah mengering.

“Rasulullah bersabda takkan terjadi kiamat sampai Sungai Eufrat kering terlebih dahulu, lalu manusia akan dikejutkan penemuan gunung emas nanti setiap lelaki di muka  bumi akan membawa senjata-senjata mereka pergi ke Irak, mereka akan perang berbunuh-bunuhan memperebutkan gunung emas itu”, tutur Uzma mengutip Hadist Rasulullah.

Ada sepuluh tanda besar menjelang hari kiamat namun umat Islam yang beriman dan bertakwa hanya akan melihat sampai pada tanda- tanda ke tujuh. Tiga tanda terakhir hanya akan dilihat oleh orang- orang yang kafir, dan munafik. Pada saat itu sudah tidak ada lagi umat Islam di muka bumi, umat Nabi Muhammad telah diwafatkan oleh Allah dengan munculnya angin sejuk pembawa pesan kematian.

“Tanda besar hari kiamat yang ke tujuh ialah angin lembut, sejuk yang bertiup berbau wangi kasturi, angin ini bukan sembarangan angin dia bersumber dari negeri Yaman, angin ini ternyata menyelimuti bumi dan membawa pesan kematian, yang dimatikan dengan angin lembut nan sejuk ini oleh Allah hanyalah Umat Nabi Muhammad yang ada iman di dadanya kepada Allah”, jelas Uzma.

Setelah bertiupnya angin tersebut akan segera terjadi kiamat besar di dunia. Jarak antara fenomena ke tujuh dan peristiwa kiamat kira- kira dua generasi. Jika kita hitung berdasarkan rasio ilmu sosial satu generasi umurnya 25 tahun.

Tanda-tanda kiamat sudah dekat ialah terjadinya peristiwa hujan meteor di bumi, ketika peristiwa itu terjadi akan muncul peristiwa bumi dilanda gelap gulita selama 40 hari 40 malam. Allah menyebut peristiwa ini dengan dukhan yang di Al- Qur’an diabadikan sebagai nama sebuah surat yang ke 44 yakni Surat Ad- Dukhan. Hanya orang- orang yang kafir dan munafik kepada Allah yang Allah biarkan merasakan pedihnya siksa dukhan.

“Dukhan menurut Ibnu Abbas adalah peristiwa bumi dihantam meteor, akibat hantaman meteor maka terjadilah kabut debu yang sangat tebal sangat panas yang akan menyiksa orang- orang kafir dan munafik, kulit mereka melepuh, Allah tidak membiarkan mereka mati tapi merasakan siksaan yang pedih dari dukhan”, imbuhnya.

Pada sesi akhir Uzma menyampaikan meskipun tidak ada satu orang pun yang tahu kapan kiamat datang namun sudah semestinya umat Islam saat ini mempersiapkan diri. Salah satu caranya dengan cara menguatkan iman dan memperbanyak amal saleh karena hanya dengan begitu kita bisa selamat menghadapi akhir zaman.

Lebih lanjut Ustadz Zulkifli menguraikan tentang umur umat Rasulullah yang kurang lebih hanya 1500 tahun, jika direfleksikan kepada kita saat ini kita sudah sampai di tahun 1441 H ditambah dengan masa diutusnya nabi berdakwah sebelum hijrah adalah 1441 + 13 maka 1454H. Wallahu’alam. []

 

Reporter: Kukuh Subekti