Inkopan Muslimat NU Bertekad Perkuat Ekonomi Perempuan

0Shares

JAKARTA, (Pancaran.net) – Kaum hawa memiliki peran penting dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa. Hal itulah yang dibidik Pimpinan Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU) dengan menggelar pelatihan dan sosialisasi dari berbagai perusahaan yang telah menjalin kerja sama dengan Induk Koperasi An-Nisa (Inkopan) dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT).

“Untuk menjadikan ibu-ibu ini punya wirausaha untuk ketahanan ekonomi keluarga,” kata Ketua Periodik PP Muslimat NU, Hj Siti Aniroh Slamet Effendi Yusuf, saat memberikan sambutan pada pembukaan RAT Tutup Buku Tahun 2018 di Jakarta Pusat, Jumat (6/9). Seperti dilansir NUonline.

Aniroh tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan berkumpulnya para kader Muslimat NU dari berbagai daerah itu untuk hanya menghadiri rapat saja. Karenanya, PP Muslimat NU memberikan pelatihan bagi mereka untuk menjadi pengusaha guna meningkatkan ekonomi keluarga.

“Kita manfaatkan kehadiran ibu-ibu semua untuk bersama-sama kita ikhtiarkan untuk penguatan ekonomi, untuk mencoba membantu agar di keluarga masing-masing punya ketahanan di bidang ekonomi,” ujarnya.

Ia melihat kuatnya ekonomi keluarga juga menjadi salah satu kunci kekuatan ekonomi negara. “Insyaallah kalau tiap-tiap keluarga, khususnya keluarga Muslimat dan umumnya keluarga-keluarga di Indonesia ini ekonominya kuat, maka ekonomi bangsa pun menjadi kuat,” katanya.

Ketua I Inkopan itu juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan berlangsung sampai malam hari. RAT sendiri akan dilaksanakan selepas pelatihan dan sosialisasi. Dalam RAT nanti, ia meminta agar para anggota turut aktif memberikan masukan dan mengkritisi laporan pertanggungjawaban Inkopan 2018.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Deputi Kelembagaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) Luhur Pradjapto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan agar RAT lebih banyak membahas strategi peningkatan pendapatan. Pasalnya, koperasi bukan saja banyak menerima simpanan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.

“Tolong jangan banyakan berpendapat. Tapi pikirkan bagaimana pendapatannya besar,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Dila Latifah. []