Dr Muinudinillah Basri: Jadilah Pelopor Kebenaran

0Shares

KARANGANYAR, (Pancaran.net)Perang Terhadap Syariat Islam menjadi tema yang diusung dalam kajian di Masjid Fatimah Getas Komplek Monumen Jaten, Karangayar, pada Jum’at, (6/9/2019) malam, dengan pemateri ketua Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) Ustadz Dr Muinudinillah Basri.

Dalam kesempatan tersebut, Ustadz Muin mengatakan bahwa semakin mendekati akhir zaman seorang muslim semakin berat ujiannya dalam menghadapi ujian keimanan.

“Maka untuk menjaga keimanan ini semakin berat karena banyaknya ujian, banyak fitnah terjadi, untuk istiqomah tidak dalam fitnah saja berat apalagi banyak fitnah,” katanya.

Lebih lanjut pengasuh PPTQ Ibnu Abbas Klaten tersebut menjelaskan bahwa tabiat perjuangan ketika kebenaran dilontarkan pasti ada yang berusaha untuk mengaburkan dan ketika kebenaran dilontarkan maka akan ada yang meruntuhkan.

Sebagaimana yang Allah kisahkan dalam surat Al-Mu’min ayat 5 yakni Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan (rasul).

Dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan (alasan) yang batil untuk melenyapkan kebenaran dengan yang batil itu; karena itu Aku azab mereka. Maka betapa (pedihnya) azab-Ku?

Ustadz Muin mencontohkan pada saat akan digelarnya aksi Parade Ukhuwah 1 Muharam yang lalu, sebelum acara dimulai banyak yang menteror dirinya untuk membatalkan kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari ratusan elemen umat Islam tersebut.

“Kita bikin Parade Ukhuwah tidak sederhana, kita diteror, kenapa pakai bendera tauhid? kenapa pakai ustadz Felix? sampai ditelpon dan diminta untuk ustadz felix tidak datang,” ungkapnya.

Untuk itu, ia meminta umat Islam untuk senantiasa istiqomah dalam memperjuangkan kebenaran Islam dan menjadi pelopor di masyarakat dalam memberikan pemahaman tentang indahnya agama Islam.

“Jadilah bapak ibu menjadi mortil kebenaran atau peluru kebenaran, yakni bagaimana orang yang tersesat bisa mendapat petunjuk dari kita,” paparnya.

Hendaklah kita mengetahui kebenaran dan kita bongkar ahlul batil agar masyarakat bisa mengetahui kebenaran dan Islam tidak selalu disudutkan di negara kita. []

 

Reporter: Ristyan Ari