Belajar Survive Menjalani Hidup dari Lovely Pink Solo

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – “Betapa mengagumkannya keadaan seorang mukmin, sesungguhnya seluruh perkaranya adalah baik baginya, dan hal tersebut tidak dimiliki kecuali oleh orang yang beriman, saat ia mendapatkan kesenangan ia bersyukur dan itu baik baginya, sedangkan saat tertimpa kesulitan ia bersabar dan hal itupun baik baginya.” (HR. Muslim).

Alangkah bahagianya menjadi seorang muslim yang bisa tetap memberi manfaat kepada sesama padahal di saat yang sama pula dia dalam posisi terhimpit. Memberi disaat lapang, di saat sehat itu mudah dan biasa, akan sangat berbeda ketika kita bisa tetap memberi meskipun diri sendiri pun dalaam keadan sempit dan sulit. Kali ini kita akan mengupas profil komunitas Lovelly Pink Solo (LPS), komunitas bagi para penyandang kanker payudara di Kota Solo.

Kanker termasuk penyakit serius yang paling banyak menjadi penyebab kematian. Para korban sering kali tak mengetahui jika dirinya menjadi korban penyakit ganas tersebut. Menurut data WHO  sepanjang tahun 2014, kasus kanker payudara menyebabkan sebanyak 19.371 orang  meniggal dunia.

Tahukah anda jika anggota LPS kesemuannya ialah seorang pengidap kanker payudara, ada yang sudah tahap menuju sehat namun ada juga yang masih berjuang dengan berbagai tindakan medis. Mereka memiliki istilah sendiri untuk menyebutkan istilah keanggotaan.

Komunitas LPS kini memiliki 250 anggota yang terdiri dari dua unsur yang pertama survivor dan warior. Survivor mereka yang sudah survive  hanya tinggal menjalani kontrol rutin sementara warior adalah pendeerita kanker yang tengah berjuang melalui proses pengobatan mulai dari operasi, dan kemo.

Indonesia menempatkan kanker payudara pada peringkat kedua setelah kanker serviks sebagai penyakit yang membahayakan bagi kaum hawa. Mitos kanker sebagai penyakit berbiaya mahal dan mematikan ini menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar kaum perempuan. Dukungan dan motivasi dari lingkungan terdekat mulai dari keluarga, sahabat, teman dan kolega menjadi sumber kekuatan mereka untuk optimis menjalani aneka penanganan medis.

Anggota LPS berasal dari berbagai latar belakang sosial yang berbeda ada ibu rumah tangga, wira usaha dan pegawai negeri. Komunitas ini pun rutin memberikan penyuluhan diberbagai kesempatan baik itu arisan ibu- ibu PKK di hampir semua PKK Kelurahan se-Surakarta, kelompok dharmawanita Pemkot Surakarta, dan radio.

Komunitas ini pun mengajak kaum hawa untuk melakukan pemerikSAan payuDAra sendiRI (SADARI) sedini mungkin jika ditemukan ada benjolan agar segera periksa ke rumah sakit.

Penderita kanker payudara selama ini banyak yang datang ketika mereka sudah stadium lanjut padahal justru hal tersebut sangat beresiko. Atau tak jarang mereka datang ketika sudah masuk kategori sakit, sebaiknya setelah menginjak usia tiga puluhan mereka wajib memeriksakan ke dokter. Berbagai informasi seputar kanker dan penyebabnya akan terjawab semua melalui komunitas ini, mengingat merekalah para saksi hidup yang sedang berusaha berjuang untuk sembuh dan ingin berbagi pengalaman kepada sesama.

Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui email @ lovelypinksolo@gmail.com , Facebook: LovelyPinksolo dan Instagram @lovelypinksolo. []

 

Reporter: Kukuh Subekti