Parade Ukhuwah, Menebar Sedekah Menuai Berkah

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Kibaran bendera Tauhid tampak gagah berdiri di sudut depan sebelah kiri panggung. Angin yang bertiup pelan berirama seakan paham bahwa ribuan umat muslim akan datang memadati kawasan Ngarsopuro pagi itu, Ahad (1/9). Di area sekitar panggung pun tak kalah semarak, setidaknya ada lima stand penyedia menu sarapan yang semuanya dibagikan secara cuma-cuma alias gratis kepada seluruh peserta parade.

Parade Ukhuwah momentum tahun baru 1 Muharram 1441 hijriah ini menjadi ajang saling bertegur sapa antar sesama umat Islam Solo Raya. Selain berhasil mempertemukan berbagai ormas Islam beserta jamaahnya tak ketinggalan pula komunitas-komunitas penyedia makanan siap saji kaum dhuafa yang ada di Kota Solo. Salah satu komunitasnya ialah Warung Murah atau WM.

Komunitas WM sudah sejak setengah enam pagi memarkirkan mobil sebagai lapaknya di sudut selatan perempatan Ngarsopuro. Pagi itu WM harus datang lebih awal dari para peserta parade demi mempersiapkan diri menyambut kehadiran para laskar tauhid dengan cara meracik menu soto.

Di samping menyediakan semangkok soto yang segar, ada segelas teh manis hangat yang siap menghangatkan badan di tengah udara dingin pagi itu. WM juga menyediakan  aneka snack, air mineral yang konon jumlahnya mencapai ratusan per item misalnya arem-arem yang disediakan jumlahnya mencapai 1200 biji, snack ringan 500 bungkus. Khusus menu soto WM menyediakan 600 mangkok soto segar.

“Menu soto kami berlakukan sistem buka tutup, ditutup untuk mempersiapkan menu soto yang akan disajikan di mangkok setelah siap baru kami buka lagi, alhamdulillah kurang lebih dua jam menu soto telah habis”, ujar salah satu pengurus WM, Siken.

Siken dan WM merasa bersyukur karena bisa turut ambil bagian dalam mewarnai sejarah pergerakan umat Islam kota Solo hari itu. Setidaknya dalam Parade Ukhuwah dia dan teman- teman WM bisa berbagi sedekah demi mendapat barokah. WM sudah beberapa kali ambil bagian dalam event besar umat Islam Kota Solo misalnya Reuni 212, Parade Tauhid, Baksos Khitan Massal di Balai Kota Surakarta dan masih banyak lagi event yang diadakan secara mandiri oleh WM.

Menurut Siken WM selain terbiasa berbagi nasi gratis di Kota Solo pihaknya juga sering aktif membantu mengatasi kekeringan dengan menyalurkan bantuan air bersih, kegiatan bedah rumah, dan program santunan bagi dhuafa.

Kegiatan WM sepenuhnya didanai oleh para donatur yang mempercayakan sedekahnya kepada WM. Salah satu kegiatan WM ialah menjual menu makan yang lazimnya di atas Rp 10.000,00 maka di WM cukup membayar Rp 2.000,00.

Cikal bakal berdirinya WM pada tahun 2014 silam ialah tentang perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Qs. Al Ma’un tentang memberikan makan kepada orang miskin. Sejak saat itu WM menggunakan uang hasil jualan nasi bungkus seharga Rp 2.000,00 itu untuk pembagian nasi bungkus di sabtu malam Ahad kepada yang membutuhkan seperti tukang becak, pengemis dan gelandangan. Sementara sisa yang lain dibagikan kepada para dhuafa dalam kegiatan baksos rutin WM setiap tiga bulanan.

Kegiatan WM bersifat suka rela yang ruhnya telah menyatu dalam  diri seluruh anggota komunitas. Mereka menganut prinsip “Ayo Berbuat Baik” dan “Ojo Kesel Dadi Wong Apik”. Demi keperluan publikasi dan dokumentasi WM menggunakan berbagai akun sosial media seperti Fan Page Facebook, YouTube dan Instagram. []

Reporter: Kukuh Subekti