Solopeduli Berdayakan Kaum Dhuafa Melalui Program Ekonomi

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – ”Menjadikan kaum dhuafa bebas dari kemiskinan dan mandiri secara ekonomi merupakan misi Solopeduli untuk kemaslahatan umat,” Jelas Direktur Umum Solopeduli, Sidik Anshori Senin (26/8). Untuk merealisasikan hal tersebut, Solopeduli memberdayakan masyarakat melalui beberapa program ekonomi.

Program pemberdayaan untuk masyarakat menengah ke bawah (dhuafa) dilakukan di Desa Jatirejo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. Di Desa ini, Kelompok Ibu-Ibu dilatih untuk membuat stik jambu, manisan jambu dan keripik dari daun jambu. Beberapa produk sudah jadi, tinggal menambah produksi, membuat izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dan memasarkannya.

Pemberdayaan yang lainnya, yakni memberian modal usaha bagi pedagang  kecil, yakni membukanan warung dan memberikan modal usaha. Program ini diberikan kepada Mbak Nunuk yang tinggal di Kampung Joyoraharjan Rt 3 Rw 10 Jebres, Solo. Modal ini diberikan karena mba Nunuk sudah ditinggal suami 10 tahun yang lalu dan saat ini harus menanggung 3 anaknya. Mba Nunuk juga penderita komplikasi jantung, diabetes, dankolesterol,. Dengan kondisinya itu, mba Nunuk tetap ingin bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluargannya dan untuk pengobatan penyakitnya.

Pemberdayaan yang lainnya diberikan kepada Warni (42), yakni berupa pemberian mesin jahit. Ia adalah seorang difable yang tidak pantang berjuang mencukupi kebutuhan kedua anaknya. Warni merupakan warga Semanggi Rt 02 Rw 18 Solo.

”Alhamdulillah berkat bantuan dari Solopeduli, sekarang saya sudah bisa menjahit blangkon batik dan dibantu link pemasarannya oleh tim dari Solopeduli. Saya juga menyampaikan terimakasih sebanyak-banyaknya karena sudah dibantu tambahan modal untuk usaha jamu saya, Alhamdulillah produksi jamu saya bisa lebih banyak dari biasanya,” ungkapnya. []