Ustadz Abdul Somad Tegaskan Ceramahnya untuk Komunitas Muslim dan Hanya di Dalam Masjid

0Shares

JAKARTA, (Pancaran.net) – Ustadz Abdul Somad (UAS) menjelaskan jika video ceramahnya yang viral dan dituding menghina agama lain, adalah ceramah tiga tahun lalu. Saat itu, UAS menuturkan sedang menjawab pertanyaan jamaah dan bukan ceramah kajian yang disampaikan kepada publik.

Ustadz Abdul Somad mengatakan, hal itu juga disampaikan secara tertutup kepada komunitas Muslim di dalam kajian khusus di masjid. Pernyataan itu juga disampaikan bukan dalam kegiatan tabligh akbar atau stasiun televisi atau bukan di tempat ramai seperti pengajian.

“Itu bukan tabligh akbar semisal di lapangan terbuka atau disiarkan melalui stasiun TV,” jelas UAS di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (21/8). Seperti dilansir republika.

Ustadz Abdul Somad menyadari ada banyak jamaahnya yang merekam video ceramahnya soal salib dan patung. Karena itu, UAS mengaku tidak mungkin meminta seluruh jamaahnya mematikan ponsel atau kameranya agar tidak melakukan perekaman video.

“Saya di mana-mana ceramah tak mungkin saya tanya (katakan), matikan HP satu-satu. Tak mungkin juga saya buat perjanjian, semua yang mau masuk tanda tangan materai 6.000 tidak boleh disebarkan,” kata UAS dalam konferensi pers di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta, Rabu (21/8).

Ustadz Abdul Somad memenuhi undangan MUI untuk memberi penjelasan terkait polemik rekaman video ceramahnya soal salib dan patung tiga tahun lalu yang sekarang berujung pada pelaporan ke polisi. Dia tiba di kantor MUI, Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 15.48 WIB, Rabu (21/8).

Seperti diketahui, Ustadz Abdul Somad dilaporkan ke Polda Jatim menyusul ceramah yang dianggap berisi ujaran kebencian terhadap suatu kelompok agama. Video ceramah Ustadz Abdul Somad yang mengatakan bahwa dalam hukum Islam, Salib adalah tempat bersarangnya jin kafir, dianggap pelapor sebagai video yang berisi ujaran kebencian terhadap agama Kristen dan Katholik. []