Peresmian Menara Qur’an Bersama Ustadz Salim A Fillah

0Shares

KARANGANYAR, (Pancaran.net) – Dalam rangka peresmian Menara Qur’an Hidayatullah Karanganyar, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) mengadakan kajian Ngaji Merdeka bertajuk ‘Mendalami Al Qur’an di Hari Kemerdekaan’ bersama aktifis Masjid Jogokariyan,Yogyakarta Ustadz Salim A Fillah, Sabtu, (17/8/2019).

Ketua Yayasan Menara Qur’an Hidayatullah Karanganyar Ustadz Muhammad Nur Islam dalam sambutannya berharap berdirinya menara Qur’an dapat memberikan manfaat dan kebaikan kepada umat Islam.

“Semoga dengan hadirnya Menara Qur’an ini dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar pada khususnya dan umat Islam pada umumnya dan bisa menjadi tempat pendidikan bagi para Hafidz Hafidz Qur’an,” katanya.

Sementara itu, ustadz Salim A Fillah menyenut bahwa Al Qur’an merupakan sumber inspirasi ataupun spirit para pejuang dulu dalam memerdekakan Indonesia 74 tahun yang lalu.

“Atas berkat rahmat Allah, inilah Qur’an, sumber kemerdekaan kita adalah Al Qur’an, dengan diri ruh perjuangan dari bangsa kita yang luar biasa, atas berkat rahmat Allah dan kita ingin benar benar berkat rahmat Allah,” ungkapnya.

“Coba dilihat negara negara lain yang habis dijajah, kalau habis dijajah kebanyakan dari sebuah negara besar, penjajahnya pergi maka dia menjadi Negara-negara yang lebih kecil daripada aslinya,” imbuhnya.

Ustadz Salim melanjutkan atas berkat rahmat Allah, maka Negara Indonesia setelah penjajahnya pergi justru menjadi negara yang besar.

“Para raja-raja sukarela memberikan wilayahnya untuk menjadi satu kesatuan wilayah nusantara atau negara Indonesia,” tandasnya.

Menara Qur’an dulunya bernama Menara Doa, sebuah bangunan megah yang berdiri di atas tanah 3200 m di wilayah Karangturi, Gondang Rejo. Bangunan tersebut direncanakan akan digunakan untuk kegiatan gereja seperti panti jompo, pengkaderan, retreat. Namun karena si pemilik lahan tersebut butuh uang lantas dijual dan didengar langsung oleh pengurus Hidayatullah Solo dan kemudian dibelinya seharga 2.5 Miliar.

Dalam peresmian Menara Qur’an tersebut, panitia juga melakukan lelang dana untuk ikut membantu pembangunan tahap kedua dan terkumpul dana sebesar 250 juta. []