Resahkan Masyarakat, Konas Desak Polres Klaten Tangkap Pelaku dan Bandar Judi

0Shares

KLATEN, (Pancaran.net) – Komunitas Nahi Mungkar Surakarta (Konas) Klaten mendatangi Polres Klaten Jl. Diponegoro No.27, Jetak Kidul, Karanganom Rabu, (7/8/2019) guna melakukan audensi dengan Kapolresta Klaten AKBP Arie Andhi terkait maraknya perjudian yang berada di wilayah Klaten.

Kordinator Konas Klaten ustadz Bony Azwar menyebut marakanya praktek perjudian yang berada di 8 kecamatan tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Praktik perjudian tersebut meliputi judi dadu, judi djam jie kia, dingdong dan judi togel.

“Yang intinya kita menyampaikan keresahan dari masyarakat, ormas, bahwa praktek perjudian di Klaten yang sempat berhenti 1,5 tahun malah kini merajalela, terbukti dalam 2-3 bulan ini ada benerapa titik di 8 kecamatan,” katanya kepada Pancaran.

“Semua itu buka dengan cara agak terang terangan, Karena mereka posisinya melayani pelanggan judinya itu ada yang di teras rumah, ada yang di pinggir jalan, ada yang di warung Hik dang sebagainya,” imbuhnya.

Untuk itu, Ustadz Bony mendesak Kapolres Arie Andhi dan jajarannya untuk dapat menindak tegas para pelaku judi dan menjerat bandarnya dengan undang-undang pencucian uang.

“Maka kita minta ketegasannya Kapolres dengan jajarannya untuk menindak para penjudi itu, kemudian juga mentarget operasi para bandar bandar judi yang pada periode Kapolres sebelumnya pernah masuk penjara dengan kasus yang sama,” paparnya.

“Kemudian kita minta dengan kapolres untuk menjerat para bandar itu dengan undang undang pencucian uang,” sambungnya.

Sementara itu, AKBP Arie Andhi berjanji akan segera mengerahkan anggotanya untuk menangkap para pelaku dan bandar perjudian tersebut serta akan terus berkordinasi dengan elemen ormas Islam Klaten. []