KH Wahyudin di Mata Ustadz Abdul Rohim Ba’asyir

0Shares

SUKOHARJO, (Pancaran.net) – Putra sulung ulama kharismatik Ustadz Abu Bakar Ba’asyir, Ustadz Abdul Rohim Ba’asyir menyebut ketua Yayasan Ponpes Al Mukmin Ngruki almarhum KH Wahyudin sebagai sosok ulama yang sederhana namun tegas saat menjadi guru di Ponpes Al Mukmin.

“Beliau adalah guru kami dan mengajar banyak ilmu yang buat santri-santri di Al-Mukmin dan luar biasanya beliu itu kalau mengajar itu tanpa bawa buku, ini karena memang benar-benar menguasai ilmu,” katanya kepada Pancaran, Ahad, (4/8/2019).

Kemudian juga biasanya kalau mengajar itu sangat hikmat sekali, bahkan tegas juga ya kepada santri-santri yang ngantuk, tidur dan sebagainya di kelas itu beliau sangat tegas sekali, sehingga kalau di kelas itu nggak ada yang berani berani macem-macem, merem tidur gitu nggak berani,” sambung Ustadz Iim.

Selama memimpin di pesantren ini, katanya, Almarhum KH Wahyudin menjadi sosok yang betul-betul berusaha keras untuk bisa mengembangkan Pondok ini dengan sebaik-baiknya.

“Termasuk orang yang sejak awal dahulu diminta oleh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan juga oleh ustadz Abdullah Sungkar almarhum untuk ikut mengurus mahad ini dari awal dahulu,” ungkapnya.

Makanya bisa dikatakan goresan-goresan jasa beliau sangat banyak di Al Mukmin ini dan sejak awal dan semoga tertulis sebagai pahala buat beliau dan menjadi amal jariyah.

KH Wahyudin juga disebut Ustadz Iim juga menilai sebagai salah satu pelopor dan sosok penting dibalik keberhasilan Ponpes Al Mukmin Ngruki selama ini.

Hal itu terbukti dengan sikap tegas KH Wahyudin yang berhasil mengembangkan dakwah Ponpes Al Mukmin Ngruki meski sering mendapatkan tudingan negatif.

“Itu (Ngruki) termasuk bagian besutan tangan dingin beliau. Beliau bisa membantah semua tudingan itu dengan sikap yang baik yang membuat semua tudingan tersebut tidak terbukti. Itu adalah sebuah upaya siyasah yang sangat dalam yang tidak dimiliki sosok lainnya,” tandasnya. []