Jenazah KH Wahyudin Dibawa ke Ciamis, Ribuan Umat Islam Hadir Mensholatkan

0Shares

SUKOHARJO, (Pancaran.net) – Ribuan umat Islam terus datang menyemut mendatangi Masjid Baitussalam komplek Ponpes Islam Al Mukmin Ngruki Cemani Grogol. Kedatangan mereka tak lain untuk melayat sekaligus mensholatkan KH Wahyudin tokoh dakwah di Soloraya dan juga Ketua Yayasan Ponpes Islam Al Mukmin yang meninggal dunia karena sakit.

Umat Islam mulai berdatangan sejak sore bakda sholat Ashar, hingga akhirnya selepas Sholat Magrib pihak pondok memberikan pengumuman bahwa sholat jenazah akan dikerjakan usai Sholat Isya berjamaah.

“Kami mohon kesabaran para tamu, sholat jenazah akan dikerjakan usai sholat Isya” ujarnya melalui pengeras suara.

Adzan Isya berkumandang di Masjid Baitussalam, sementara itu umat Islam dari segala penjuru terus datang hingga sholat Isyapun jamaah membludak hingga ke pelataran halaman karena masjid tak mampu menampung jamaah yang hadir.

Begitupula saat sholat jenazah, ribuan umat Islam ingin memberikan doa kepada salah satu tokoh Islam yang selama ini teguh berprinsip menyampaikan amar ma’ruf nahi mungkar. Karena tak muat maka sholat jenazah pun dilakukan hingga 6 kali lebih.

Beberapa tokoh Islam Solo juga hadir dalam takziah tersebut diantarnya adalah Moedrick Sangidu (tokoh Mega Bintang), Ustadz Ahmad Sukino (Ketua Pusat Majelis Tafsir Al quran), Muhammad Ali (Pengsuh Ponpes Takmirul Islam). Selain itu tampak juga Kapolresta Surakarta AKBP Andy Rifai juga datang beserta jajarannya.

Hingga sampai pukul 21.00 WIB jenazah KH Wahyudin akhirnya dipindah ke mobil ambulan untuk dibawa ke Ciamis dan dimakamkan disana. Rombongan pengantar jenazah dikawal menggunakan mobil patwal dari kepolisian.

KH Wahyudin merupakan pendiri Ponpes Nurussalam, Cikoneng, Ciamis. Ia mendirikan ponpes tersebut pada 1 Juli 1987, setelah menimba ilmu di Pesantren Gontor. []