API Yogyakarta Gelar Safari Dakwah Bertajuk ‘Persembahan Cinta untuk Palestina’

0Shares

YOGYAKARTA, (Pancaran.net) – Hari Idul Adha tinggal menghitung hari, salah satu moment yang paling ditunggu umat Islam di seluruh dunia. Moment dimana pahala berkumpul di dalamnya. Maka umat Islam berlomba-lomba mencari pahala dengan meningkatkan kualitas ibadah mereka.

Untuk menambah semangat ibadah di waktu yang penuh berkah tersebut, Aman Palestina Indonesia (API) cabang wilayah Yogjakarta kembali mengadakan Safari Dakwah Imam Palestina. Bertemakan “Persembahan Cinta untuk Palestina” bersama Syekh Hani Rafiq Hamid Awad, asal Gaza, Bumi Palestina dan Ustadz “Cinta” Restu Sugiharto, dari Yogyakarta.

Safari dakwah kali ini diadakan di tiga provinsi, yaitu Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Diawali di tanggal 18 Juli hingga 8 Agustus 2019.

Adapun program-program yang menjadi fokus API, dalam safari dakwah kali ini adalah, Kurban di Bumi Para Nabi, Wakaf Pembangunan Masjid Ajlin di Palestina (masjid pertama dari Indonesia-red) dan Kafalah atau Santunan Anak Yatim Palestina.

“Program-program yang kami (API) tawarkan ada tiga, yaitu Kurban di Palestina, Bumi Para Nabi, Wakaf Pembangunan Masjid Ajlin di Palestina, masjid pertama dari Indonesia dan Kafalah/Santunan Anak Yatim Palestina,” kata Muharromi, Eksekutif Humas dan Kaderisasi API Yogyakarta Jum’at (2/8/2019).

Dalam roadshow-nya, Imam Palestina, Syekh Hani Rafiq Hamid Awad banyak menyampaikan dakwah tentang sikap dan kondisi terbaru di Palestina dan didampingi ustadz ‘Cinta’ Restu Sugiharto yang menyampaikan tentang bagaimana menumbuhkan rasa cinta umat Islam di Indonesia terhadap bumi para nabi (Palestina-red).

“Mereka (Imam Palestina) akan menjadi imam shalat Subuh, Maghrib, Isya, dan Jumat, serta mendakwahkan dan menginformasikan tentang kondisi Palestina terkini,” ungkap Muharromi.

“Kalau Ustadz Restu (Ustadz Cinta-red), banyak menyampaikan tentang bagaimana menumbuhkan cinta terhadap bumi para nabi (Palestina-red),” imbuhnya.

Muharromi mengatakan, Roadshow Imam Palestina tahun ini tak hanya di masjid-masjid perkotaan, perumahan, atau pelosok, tapi juga menyasar di masjid-masjid perkantoran. Sebab, sejatinya dakwah terkait Palestina harus masuk di setiap lini kehidupan.

“Para imam yang diundang oleh API adalah para imam yang berprestasi, Syekh Hani Rafiq Hamid Awad, adalah seorang lulusan Doktoral, jurusan Fiqh dan Usul Fiqh Universitas Islam Malaysia,” paparnya.

Muharromi berharapa apa yang dilakukan API dapat bermanfaat bagi umat Islam di Indonesia dan Palestina, serta Umat Islam di seluruh dunia. []