DSKS Tuntut Warung Makan Daging Anjing Ditutup

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – Sejumlah pengurus DSKS (Dewan Syariah Kota Surakarta) mendatangi kantor Balaikota Surakarta, Senin (29/7). Maksud dari kedatangan rombongan adalah menuntut agar ditutupnya warung makan yang menjual olahan daging anjing yang berada di Kota Surakarta.

Dalam kedatangannya rombongan DSKS yang dipimpin Suwondo selaku Sekjend langsung ditemui oleh Wakil Walikota Surakarta Achmad Purnomo beserta jajaran dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Satpol PP serta Kesbangpol.

“Tujuan dari pertemuan ini adalah DSKS menyampaikan surat ke pemerintah Kota Surakarta terkait maraknya peredaran daging anjing yang meresahkan masyarakat. Hal ini juga sudah disuarakan oleh beberapa organisasi pecinta binatang,” ujar Endro Sudarsono kepada para wartawan.

Kita berharap Kota Solo lebih cepat dan baik dalam menangani masalah ini karena di Kabupaten Karanganyar sudah melarang begitupula di daerah lain.

DSKS juga berharap bahwa ada terobosan pembatasan atau pelarangan penjualan daging anjing.

“Karena banyak warga yang resah, kita ketahui secara kesehatan daging anjing rawan menularkan beberapa penyakit diantaranya rabies. Kami berharap ada tinjuan dari agama, medis dan hukum sehingga persoalan ini segera tertangani,” tambahnya.

Sementara itu Wakil Walikota Surakarta, Achmad Purnomo mengatakan bahwa pemkot Surakarta akan membahas terkait hal ini dengan berkoordinasi dengan beberapa pihak.

“Kita sudah memiliki data terkait jumlah pedagang, berapa banyak perhari anjing di konsumsi dan lain sebagainya,” tuturnya.

Persoalan ini akan kita bahas dengan matang supaya dapat memberikan keputusan yang terbaik. Selain itu pemkot Surakarta juga akan mengantisipasi segala konsekuensi. []