FORTASI SMA Muhammadiyah PK Diikuti Puluhan Peserta

0Shares

SOLO, (Pancaran.net) – SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Surakarta menggelar kegiatan Forum Taaruf dan Orientasi Siswa (FORTASI) dengan menggelar kegiatan outbond, di salah satu kawasan wisata Taman Balekambang Surakarta, Sabtu (20/7). Kegiatan ini diikuti 93 siswa.

“Kegiatan outbond, merupakan rangkaian penutupan kegiatan Fortasi, atau yang dikenal dengan nama MPLS, bertujuan untuk menjalin kebersamaan diantara sesama siswa baru, sebab dalam sistem permainan outbond, dilakukan secara berkelompok, setiap kelompok akan saling mendukung untuk kemudian, meraih kemenangan dari kelompok lainnya,” ungkap Koordinator Fortasi SMA Muh PK, Renaldo Gaspie seperti dilansir timlo.

Begitu juga nantinya saat sudah kembali ke sekolah, kata Renaldo, semua siswa harus kompak, untuk mendukung prestasi sekolah. Selain untuk menjalin kebersamaan, kegiatan outbond juga merupakan bagian dari rekreasi bagi siswa.

“Setelah mereka selama kurang lebih 5 hari mengikuti kegiatan FORTASI, di dalam sekolah, ada yang mengalami kejenuhan, kemudian di luar sekolah, mereka membangun keseruan dengan sesama teman sekolahnya,” ungkapnya.

Dalam kegiatan itu, seluruh siswa terlihat menikmati beragam permainan menantang, dan membutuhkan kebersamaan dan kerja sama tim, mulai dari estafet air dalam gelas yang diletakkan di atas kepala, dan mereka harus menyalurkan air tersebut sampai anggota yang paling belakang, regu yang paling cepat dan airnya paling banyak maka regu tersebut lah yang menang.

Ada juga permainan enggrang yang diikat dengan 4 tali, satu kelompok terdiri dari 5 orang, satu siswa naik di atas enggrang sedangkan keempat anggota lainnya memegang tali. Keempat orang yang memegang tali ini bertugas untuk menarik dan mengendurkan tali agar enggrang seimbang sehingga pemain enggrang bisa berjalan sampai garis finish tanpa jatuh.

“Kurang lebih 4 permainan yang kami siapkan, kemudian ditangani kurang lebih puluhan instruktur, yang sudah berpengalaman, memainkan permainan outbond ini. Dari bahan yang sederhana, namun bisa melahirkan keseruan,” ucap koordinator Fortasi. []